Kemenparekraf Latih Pelaku Wisata Kembangkan Konsep Halal Tourism
Selasa, 09 November 2021 - 17:05 WIB
Ketua Jurusan Kepariwisataan STP NHI Bandung, Wisnu Rahtomo menilai saat ini kuliner memang masih dijadikan pelengkap pada sebuah destinasi wisata. Namun ke depan kuliner bisa menjadi destinasi wisata utama ketika stakeholder terkait, dukungan dari pemerintah, infrastruktur, dan human capitalnya, saling berkolabirasi.
"Makanan menjadi salah satu ujung tombak dalam pembangunan pariwisata. Oleh karenanya fasilitas makanan minuman dan higienis sajian kuliner menjadi hal terpenting dalam mewujudkan wisata halal," terangnya.
Public Relation Objek Wisata Farmhouse Lembang, Intania Setiati menilai, konsep wisata halal banyak dicari oleh wisatawan muslim. Biasanya mereka berasal dari negara yang mayoritas beragama Islam, sehingga itu jadi tantangan bagi pelaku usaha wisata untuk menghadirkannya.
"Adanya studi lapangan ini membuat saya tahu bagaimana menyajikan kuliner yang lezat, higienis, dan terjamin kehalalannya, sesuai dengan moto sapta pesona," kata dia.
"Makanan menjadi salah satu ujung tombak dalam pembangunan pariwisata. Oleh karenanya fasilitas makanan minuman dan higienis sajian kuliner menjadi hal terpenting dalam mewujudkan wisata halal," terangnya.
Public Relation Objek Wisata Farmhouse Lembang, Intania Setiati menilai, konsep wisata halal banyak dicari oleh wisatawan muslim. Biasanya mereka berasal dari negara yang mayoritas beragama Islam, sehingga itu jadi tantangan bagi pelaku usaha wisata untuk menghadirkannya.
"Adanya studi lapangan ini membuat saya tahu bagaimana menyajikan kuliner yang lezat, higienis, dan terjamin kehalalannya, sesuai dengan moto sapta pesona," kata dia.
(msd)
Lihat Juga :