Nelayan Riau Tangkap dan Bakar Kapal Pukat Harimau
Rabu, 22 April 2020 - 15:02 WIB
Nelayan Panipahan pun langsung membawa nelayan dari daerah tetangga itu ke kapal. Sementara kapal pukat harimau dibakar. Sesampai di darat wargapun mengintrogasi para ABK dan kapten kapal.
Beruntung warga tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Setelah berjanji tidak akan mencuri denan pukat harimau, para nelayan kapal pukat harimau diperbolehkan pulang.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Herman mengatakan bahwa aksi pencurian itu sudah sering terjadi dilakukan dengan pukat harimau oleh sejumlah oknum nelayan dari Sumut. Dia menangarai bahwa pelaku pencurian adalah orang lama.
"Warga sangat marah jika mencuri pakai pukat harimau karena bisa merusak ekosistem. Mencuri ikan dengan pukat juga merusak terumbu karang. Kita juga sudah beberapa kali menertibkan nelayan Sumut," tandasnya.
Beruntung warga tidak melakukan aksi main hakim sendiri. Setelah berjanji tidak akan mencuri denan pukat harimau, para nelayan kapal pukat harimau diperbolehkan pulang.
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau, Herman mengatakan bahwa aksi pencurian itu sudah sering terjadi dilakukan dengan pukat harimau oleh sejumlah oknum nelayan dari Sumut. Dia menangarai bahwa pelaku pencurian adalah orang lama.
"Warga sangat marah jika mencuri pakai pukat harimau karena bisa merusak ekosistem. Mencuri ikan dengan pukat juga merusak terumbu karang. Kita juga sudah beberapa kali menertibkan nelayan Sumut," tandasnya.
(shf)
Lihat Juga :