Bentrok soal Tanah Jalan Platina 4 Medan, Risma: Kami Diserang Terlebih Dahulu
Sabtu, 06 November 2021 - 08:26 WIB
Seperti terlihat dalam video amatir tersebut, sekelompok orang yang mengaku sebagai pemilik lahan datang ke lokasi untuk mendirikan bangunan. Saat itu, warga hanya melihat aktivitas sekelompok orang teresebut tanpa melakukan serangan terhadap mereka.
Akan tetapi, secara tiba-tiba bentrokan pecah yang melibatkan kedua belah pihak. Dalam rekaman terlihat sekelompok orang yang bukan merupakan warga setempat terus menyerang warga dengan lemparan batu dan kayu ke arah warga.
Bahkan, beberapa orang terlihat sengaja menyediakan batu di lokasi kejadian yang digunakan untuk melempari warga. Akibat kejadian ini, sejumlah warga setempat terluka dan beberapa di antaranya harus mendapat perawatan medis akibat luka yang diderita.
Selain itu, beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan, termasuk tempat usaha warga di lokasi. Menurut Risma, kelompok yang mengaku sebagai pemilik tanah datang dengan sejumlah kendaraan dan langsung melakukan penyerangan usai menurunkan barang.
Warga juga memastikan, jika yang menjadi korban penyerangan adalah warga dan bukan kelompok yang mengaku sebagai pekerja bangunan hingga membuat mereka ketakutan bekerja di ladang.
Akan tetapi, secara tiba-tiba bentrokan pecah yang melibatkan kedua belah pihak. Dalam rekaman terlihat sekelompok orang yang bukan merupakan warga setempat terus menyerang warga dengan lemparan batu dan kayu ke arah warga.
Bahkan, beberapa orang terlihat sengaja menyediakan batu di lokasi kejadian yang digunakan untuk melempari warga. Akibat kejadian ini, sejumlah warga setempat terluka dan beberapa di antaranya harus mendapat perawatan medis akibat luka yang diderita.
Selain itu, beberapa rumah warga juga mengalami kerusakan, termasuk tempat usaha warga di lokasi. Menurut Risma, kelompok yang mengaku sebagai pemilik tanah datang dengan sejumlah kendaraan dan langsung melakukan penyerangan usai menurunkan barang.
Warga juga memastikan, jika yang menjadi korban penyerangan adalah warga dan bukan kelompok yang mengaku sebagai pekerja bangunan hingga membuat mereka ketakutan bekerja di ladang.
Lihat Juga :