Nasib Tragis Gajah Mada Usai Membunuh Raja Sunda dan Putri Dyah Pithaloka di Perang Bubat

Selasa, 02 November 2021 - 06:26 WIB
Satu-persatu binasa. Rencana indah pernikahan agung itu pun kandas. Raja Hayam Wuruk hanya bisa menyesali keadaan. Hayam Wuruk kehilangan selera menyentuh makanan dan minuman.

Raja Majapahit itu juga jarang tidur yang itu membuatnya jatuh sakit dan akhirnya mangkat. Tuntutan Raja Wengker menghukum Gajah Mada mendapat sokongan Raja Kahuripan. Dari berbagai sumber menyebut, Raja Wengker yang dimaksud adalah Raden Kuda Amreta atau Bhreng Prameswara ring Pamotan.

Raja Wengker yang bernama Abiseka Sri Wijayarajasa adalah suami Bhre Daha atau Haji Rajadewi. Operasi penangkapan Mahapatih Gajah Mada pun dijalankan. "Semua menteri, tanda, dan rakrian mengepung rumah sang patih amangku bumi Gajah Mada," kata Slamet Muljana.

Bala tentara Majapahit yang melakukan pengepungan bersorak-sorak. Di sekitar kediaman Gajah Mada, pasukan bersenjata lengkap dan siap perang itu, terus menerus membunyikan kentong titir. Mereka juga merangsek masuk ke halaman rumah Gajah Mada.

"Pagar halaman telah dirusak, batasnya telah terhapus. Bala tentara berdesak masuk halaman," tulis Slamet Muljana. Di dalam rumah, tidak ada satupun punggawa Gajah Mada yang berani ke luar. Di dalam ruangan Istri Gajah Mada hanya bisa mondar-mandir gelisah.

Melihat banyaknya bala tentara Majapahit, istri Gajah Mada meminta suaminya menyerah. Dikisahkan dalam "Menuju Puncak Kemegahan, Sejarah Kerajaan Majapahit". Gajah Mada hanya mengenakan cawat geringsing. Selembar kain putih menyelubungi tubuhnya dengan sabuk atmaraksi melingkari pinggangnya.

Kepungan bala tentara Majapahit tidak menggoyahkan semedinya. Anehnya, saat menerobos masuk, bala tentara Majapahit hanya menjumpai istri Gajah Mada dengan keris terhunus di tangan. Semua tempat digeledah.

Berbagai sudut ruangan disisir, namun Gajah Mada yang mereka cari tidak ada. Karena marah, tentara Majapahit menjarah semua harta benda yang ada. "Semua harta benda dijarah habis," kata Slamet Muljana.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!