Dyah Wiyat, Kisah Cinta Segitiga dan Perselingkuhan di Kerajaan Majapahit

Rabu, 27 Oktober 2021 - 05:00 WIB
Namun, cinta yang berjalan tak dapat dibeli dengan berbagai label kemewahan dan jabatan. Benih cinta itu tak segera bersemi. Apalagi perjodohan dengan Raden Kudamerta masih menyisahkan cerita yang tak kalah pelik.

Dalam Novel Gajah Mada dijelaskan kalau Raden Kudamerta sudah memiliki kekasih bernama Dyah Menur. Kekasihnya itu sudah dijadikan istri dan memiliki anak. Namun, tidak dijelaskan secara lebih detail alasan Raden Kudamerta menerima perjodohan dengan Dyah Wiyat.



Sepertinya rasa cinta bukan alasan utama yang membuat Raden Kudamerta menikahi putri raja, Dyah Wiyat. Segenap hati dan jatah cinta sudah diberikan pada Dyah Menur. Unsur kekuasaan yang menyeretnya dalam ruang pernikahan bersama Dyah Wiyat.

Konflik percinta yang begitu rumit tergambar dalam perjalanan Dyah Wiyat. Ia harus berhadapan dengan situasi aneh ketika menikah dengan lelaki yang tidak dicintainya. Kenyataan pahit lainnya, Raden Kudamerta telah memiliki kekasih.

Raden Kudamerta juga tidak mengakui secara terang-terangan kalau sudah beristri sebelummenjalin hubungan serius dengan Dyah Wiyat. Cinta segi tiga pun kembali terjadi. Ketika Raden Kudamerta tidak mengakui kisah percintaan dengan kekasihnya, hati Dyah Menur luluh lantak. Ia pun akhirnya memilih meninggalkan suaminya dan pergi jauh.

Kedua perempuan itu memilih untuk tegar. Dyah Menur akhirnya meninggalkan Raden Kudamerta yang sudah menjadi suaminya. Sebelumnya, Dyah Wiyat sempat berbicara dan membujuknya agar mau berbagi suami. Karena memang Dyah Wiyat tidak mencintai Raden Kudamerta.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!