Siswi SMK Nyaris Jadi Korban Human Trafficking di Puncak
Kamis, 21 Oktober 2021 - 21:21 WIB
"Jadi anak saya dijemput di terminal Sukaraja dengan menggunakan mobil oleh seseorang yang bernama Sinta bersama tiga orang yang belum dikenal sebelumnya oleh anak saya, dan diajak ke sebuah villa di Cipanas Puncak, Cianjur," ujar MS saat ditemui wartawan di rumahnya.
MS menambahkan, anaknya selama sepekan tidak hanya dibawa ke Cipanas Puncak tapi sempat juga dibawa ke daerah Cibubur. "Saya sempat datang ke Cibubur ketika polisi menunjukkan lokasi terakhir handphone milik anak saya ketika dilacak ada di wilayah Cibubur," tutur dia.
Namun, pada waktu itu, anak saya dibawa lagi ke Cipanas Puncak. "Jadi saya datang, anak saya pergi, tidak sempat ketemu, saya pulang lagi ke Sukabumi dengan tangan hampa," kata MS menceritakan kepada wartawan.
Baca juga: Karawang Geger! Perempuan Berhijab Tewas Mengambang di Saluran Irigasi
MS mengaku kesulitan berkomunikasi dengan anaknya karena nomor handphonenya tidak bisa dihubungi. "Jadi kartu SIM anak saya dipatahkan oleh orang di sana, dan diancam untuk tidak menghubungi siapa pun. Lalu disuruh mengganti kartu SIM dengan yang baru," ujarnya.
MS menambahkan, anaknya selama sepekan tidak hanya dibawa ke Cipanas Puncak tapi sempat juga dibawa ke daerah Cibubur. "Saya sempat datang ke Cibubur ketika polisi menunjukkan lokasi terakhir handphone milik anak saya ketika dilacak ada di wilayah Cibubur," tutur dia.
Namun, pada waktu itu, anak saya dibawa lagi ke Cipanas Puncak. "Jadi saya datang, anak saya pergi, tidak sempat ketemu, saya pulang lagi ke Sukabumi dengan tangan hampa," kata MS menceritakan kepada wartawan.
Baca juga: Karawang Geger! Perempuan Berhijab Tewas Mengambang di Saluran Irigasi
MS mengaku kesulitan berkomunikasi dengan anaknya karena nomor handphonenya tidak bisa dihubungi. "Jadi kartu SIM anak saya dipatahkan oleh orang di sana, dan diancam untuk tidak menghubungi siapa pun. Lalu disuruh mengganti kartu SIM dengan yang baru," ujarnya.
Lihat Juga :