Rammang-Rammang Raih Penghargaan Kampung Troklim Utama
Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:22 WIB
"Awalnya kami anggarkan Rp 107 juta untuk melengkapi kekurangan program Pansimas. Selanjutnya kami anggarkan lagi Rp 330 juta untuk resevoir dari 10 menjadi 50 kubik serta pipanisasi dan pompa. Lalu kami buat Bumdesnya sebagai pengelola," terangnya.
Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Rendah, PPKM Maros Naik ke Level III
Saat ini, kata dia, sudah 700 KK yang menjadi pelanggan air bersih dengan omzet sekitar Rp 30 juta perbulan. Ke depanya, dia menargetkan pelanggan air bersih yang dikelola Desa bisa mencapai 5 ribu sambungan.
"Jumlah pipanisasi kami sudah 15 ribu meter lebih. Kami yakin bisa melayani sampai 5 ribu pelanggan karena debit air kami itu mampu sampai 3 desa. Ada 2 Sumber air kami miliki ada yang 3,5 liter per detik, ada yang 7 liter per detik," paparnya.
Dengan program pengelolaan air bersih itu, Desa Salenrang yang awalnya masuk dalam kategori daerah krisis air bersih kini telah mampu mandiri dan bahkan akan menjadi wilayah yang bisa menyuplai kebutuhan air bersih ke desa lain di sekitarnya.
Baca Juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Rendah, PPKM Maros Naik ke Level III
Saat ini, kata dia, sudah 700 KK yang menjadi pelanggan air bersih dengan omzet sekitar Rp 30 juta perbulan. Ke depanya, dia menargetkan pelanggan air bersih yang dikelola Desa bisa mencapai 5 ribu sambungan.
"Jumlah pipanisasi kami sudah 15 ribu meter lebih. Kami yakin bisa melayani sampai 5 ribu pelanggan karena debit air kami itu mampu sampai 3 desa. Ada 2 Sumber air kami miliki ada yang 3,5 liter per detik, ada yang 7 liter per detik," paparnya.
Dengan program pengelolaan air bersih itu, Desa Salenrang yang awalnya masuk dalam kategori daerah krisis air bersih kini telah mampu mandiri dan bahkan akan menjadi wilayah yang bisa menyuplai kebutuhan air bersih ke desa lain di sekitarnya.
(agn)
Lihat Juga :