Tak Terbukti Covid-19, Warga Minta Makam Anggota Keluarganya Dibongkar dan Dipindah

Rabu, 03 Juni 2020 - 14:42 WIB
"Belum tentu semua Covid-19, cuma protap saja. Karena, kalau protap sama dan harus menunggu hasil lab semingguan, Dinkes yang punya data hasil lab. Tetapi rata-rata belum ada yang dibongkar lagi," ucap Tabroni.

Ia melanjutkan, banyak jenazah yang hasil labnya belum keluar, tetapi karena diduga tertular Corona, tetap dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19 di TPU itu. (Baca juga: Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Menurun Drastis)

"Kalau lagi ramai bisa sampai 5 orang sehari. Tetapi sekarang belum tentu sehari ada. Hari ini saja ada dua yang dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19. Kalau rata-rata per hari belum tentu," jelasnya.

Pihaknya siap membongkar makam keluarga yang minta dipindah, selama itu mengikuti protokol Covid-19. Tapi sejauh ini, dia belum menerima permintaan memindahkan jenazah yang telah dikubur.

"Bisa (dibongkar), tapi masih belum ada (permintaan). Yang penting ikut protap. Kalau lubang kosong wajib ada. Karena protapnya, harus cepat dimakamin," pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!