Pendeta yang Dianiaya Oknum Anggota DPRD Mengaku Sakit Ulu Hati dan Rusuk Kanan

Jum'at, 15 Oktober 2021 - 21:57 WIB
Pelipis Pendeta di GKS Jemaat Anamanu, Marthen Galu Wona Lulu masih terlihat diperban usai dianiaya oknum anggota DPRD setempat. Foto: Istimewa
SUMBA TENGAH - Seorang pendeta di Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Anamanu, Kabupaten Sumba Tengah , Nusa Tenggara Timur (NTT), dianiaya oknum anggota DPRD setempat berinisial YDP, mengaku sakit di bagian ulu hati dan rusuk kanan.

Bukan itu saja, sang pendeta juga mengaku luka di bagian pelipis bahkan sempat sesak napas. Kini, sang pendeta masih harus mendapatkan penanganan medis karena luka di bagian pelipisnya.



Baca juga: Gara-gara Bimbingan Rohani, Pendeta di Sumba Tengah Dianiaya Anggota DPRD

Hingga kini, Marthen Galu Wona Lulu tak hanya luka, pendeta malang itu juga mengaku sempat sesak nafas pascamenjadi sasaran amukan politisi lokal itu, Jumat (15/10/2021) sekira pukul 06.00 WITA.

Melalui pesat WA, Jumat malam (15/10/2021), Marthen menjelaskan, dia dipukul di ulu hati dan rusuk kanan. Tak hanya itu kening bagian kiri juga dipukul. “Sempat sesak nafas karena pukulan keras tadi,” ujarnya.

Marthen berterima kasih pada Kapolres Sumba Barat, karena telah merespons laporannya dengan menerjunkan langsung Kanit Reskrim. “Kanit Reksrim turun langsung tadi, saya juga sudah diambil keterangan lengkap, sekarang saya sudah istirahat di pastori,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!