Stok Pupuk Jelang Musim Tanam di Sulsel Capai 71 Ribu Ton

Kamis, 14 Oktober 2021 - 17:40 WIB
Bagi petani di Sulsel yang kebutuhannya tidak teralokasi dalam skema pupuk subsidi, Miftakhul mengatakan bahwa Pupuk Indonesia juga menyediakan jenis non subsidi sebanyak 11.535 ton. Rinciannya, pupuk Urea 5.859 ton, pupuk NPK 5.521 ton, pupuk SP-36 101 ton, pupuk ZA 54 ton, dan pupuk Organik - ton.

Baca juga:Terus Turun, Angka Stunting di Maros Tersisa 9,72%

"Pupuk non subsidi ini untuk mengakomodir petani yang belum tergabung kelompok tani, tidak menyusun e-RDKK, atau yang kebutuhannya tidak teralokasi melalui pupuk subsidi," kata Miftakhul.

Adapun syarat atau ketentuan untuk petani yang mendapatkan pupuk subsidi sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) , yaitu petani wajib tergabung dalam kelompok tani, menggarap lahan maksimal dua hektare, menyusun dan input data ke Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK), dan untuk wilayah tertentu menggunakan kartu tani.

Sementara untuk realisasi penyaluran pupuk subsidi, Miftakhul mengatakan bahwa realisasinya mencapai 439,1 ribu ton hingga 13 Oktober 2021. Jumlah tersebut berasal dari pupuk Urea sebanyak 330.153 ton, NPK sebanyak 158.449 ton , SP-36 sebanyak 33.693 ton, ZA sebanyak 28.413 ton, dan Organik sebanyak 11.543 ton.

Baca juga:Buronan Kasus Begal di Makassar Ditangkap saat Hadiri Takziah
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!