51 Pegawai RSUD Bogor di Luar Tenaga Medis Pasien Covid-19 Terpapar Corona
Rabu, 22 April 2020 - 08:47 WIB
Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bogor dr Ilham Chaidir menyatakan, 51 pegawainya yang terpapar Covid-19 versi rapid test itu belum dapat dipastikan jika hasil swab PCR nanti mereka positif tertular dari mana, apakah akibat pasien yang berbohong atau dari luar.
"Ya, pokoknya dengan trase kita pasien yang bohong akan ketahuan saja dengan pertanyaan klinis medisnya. Justru yang positif rapid test ini mayoritas yang tak berhubungan/merawat dengan Covid-19. Mayoritas ada yang di ruangan farmasi, rawat jalan, bahkan cleaning service dan lain-lain," ungkapnya.
Dengan kondisi demikian, pihaknya akan menganggap semua pasien yang datang ke RSUD Kota Bogor akan dilayani sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. "Ini dilakukan agar supaya berhati-hati. Sebabsemua tenaga medis yang mengenakan APD proteknya untuk yang melayani pasien yang datang. Saat ini APD mencukupi, ada sekitar 6,000 unit, baik yang beli maupun bantuan," pungkasnya.
"Ya, pokoknya dengan trase kita pasien yang bohong akan ketahuan saja dengan pertanyaan klinis medisnya. Justru yang positif rapid test ini mayoritas yang tak berhubungan/merawat dengan Covid-19. Mayoritas ada yang di ruangan farmasi, rawat jalan, bahkan cleaning service dan lain-lain," ungkapnya.
Dengan kondisi demikian, pihaknya akan menganggap semua pasien yang datang ke RSUD Kota Bogor akan dilayani sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. "Ini dilakukan agar supaya berhati-hati. Sebabsemua tenaga medis yang mengenakan APD proteknya untuk yang melayani pasien yang datang. Saat ini APD mencukupi, ada sekitar 6,000 unit, baik yang beli maupun bantuan," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :