Tekan Angka Putus Sekolah, Disdik Maros Gelar Pendataan untuk Ujian Kesetaraan
Rabu, 13 Oktober 2021 - 16:12 WIB
"Sementara untuk putus sekolah di tingkat SMP di Kecamatan Bontoa, karena beberapa siswa terpaksa ikut menjadi nelayan bersama orang tuanya. Mereka di kapal sampai berbulan-bulan dan tidak melapor ke pihak sekolah," ungkap dia, Rabu (13/10).
Ia menjelaskan guna menekan sekaligus menuntaskan angka putus sekolah, pihaknya kini melakukan pendataan dan memasukkan siswa putus sekolah ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Mereka nantinya akan mengikuti ujian kesetaraan pendidikan untuk paket A dan B.
Baca juga:Puluhan Calon Pengawas di Maros Gelar Inovasi Pengawasan Sekolah
"Kita memberikan kesempatan kepada mereka yang putus sekolah untuk mengikuti ujian paket. Paket A dan B untuk siswa setingkat SD dan SMP. Tak terkecuali bagi mereka yang putus sekolah di tingkat SMA, tetap kita rangkul dan masukkan ke SKB paket C," tuturnya.
Upaya lain pemerintah, kata dia, terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana sehingga siswa lebih mudah mengakses pendidikan. Termasuk di wilayah pelosok, pemerintah terus berupaya membenahi sejumlah sarana guna memastikan peserta didik bisa mengakses pendidikan.
Ia menjelaskan guna menekan sekaligus menuntaskan angka putus sekolah, pihaknya kini melakukan pendataan dan memasukkan siswa putus sekolah ke Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Mereka nantinya akan mengikuti ujian kesetaraan pendidikan untuk paket A dan B.
Baca juga:Puluhan Calon Pengawas di Maros Gelar Inovasi Pengawasan Sekolah
"Kita memberikan kesempatan kepada mereka yang putus sekolah untuk mengikuti ujian paket. Paket A dan B untuk siswa setingkat SD dan SMP. Tak terkecuali bagi mereka yang putus sekolah di tingkat SMA, tetap kita rangkul dan masukkan ke SKB paket C," tuturnya.
Upaya lain pemerintah, kata dia, terus melakukan perbaikan sarana dan prasarana sehingga siswa lebih mudah mengakses pendidikan. Termasuk di wilayah pelosok, pemerintah terus berupaya membenahi sejumlah sarana guna memastikan peserta didik bisa mengakses pendidikan.
Lihat Juga :