DNA Mirip Manusia, Orangutan dan Kera Besar Rawan Terinfeksi Virus Corona
Rabu, 22 April 2020 - 07:48 WIB
“Dan khususnya orangutan Tapanuli menjadi perhatian lebih bagi kami, mengingat cara hidup orangutan yang relatif soliter, kemungkinan penyebaran virusnya menjadi akan terbatas tergantung pada berapa lama mereka membawa dan menyebarkannya.”
Bukan sedikit kasus Orangutan yang turun ke permukaan dan bertemu ataupun masuk ke pemukiman warga. Seperti contoh kasus beberapa tahun lalu ketika orangutan masuk ke pemukiman warga di Kalimantan Timur, karena habitatnya yang mulai rusak oleh aktivitas penambangan batu bara. Selanjutnya orangutan Tapanuli yang terjebak di kebun warga dengan badannya yang kurus dan penuh luka. Habitatnya sudah rata dengan tanah yang membuat orangutan berpindah ke daerah perkebunan.
Melihat hal ini, orangutan dan kera besar lainnya perlu menjadi salah satu perhatian di kala pandemic ini sebagai salah satu yang berpotensi tertular dan ancaman menuju kepunahan semakin dekat.
Bukan sedikit kasus Orangutan yang turun ke permukaan dan bertemu ataupun masuk ke pemukiman warga. Seperti contoh kasus beberapa tahun lalu ketika orangutan masuk ke pemukiman warga di Kalimantan Timur, karena habitatnya yang mulai rusak oleh aktivitas penambangan batu bara. Selanjutnya orangutan Tapanuli yang terjebak di kebun warga dengan badannya yang kurus dan penuh luka. Habitatnya sudah rata dengan tanah yang membuat orangutan berpindah ke daerah perkebunan.
Melihat hal ini, orangutan dan kera besar lainnya perlu menjadi salah satu perhatian di kala pandemic ini sebagai salah satu yang berpotensi tertular dan ancaman menuju kepunahan semakin dekat.
(shf)
Lihat Juga :