Gubernur Khofifah Dorong Percepatan Vaksinasi Dosis Kedua di Sidoarjo dan Gresik
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 11:04 WIB
Menurutnya dari peninjauan yang dilakukannya, masih banyak yang baru pertama kali divaksin. Proses menyisir ini, kata dia, menjadi penting untuk memastikan masyarakat bisa tervaksin lebih komprehensif. “Sekarang yang kita harus lakukan adalah percepatan vaksinasi dosis kedua terutama di Sidoarjo. Termasuk nanti HIPMI masih ada kesempatan dosis kedua di Gresik," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming mengungkapkan vaksinasi massal ini adalah bagian dari vaksinasi nasional BPP HIPMI untuk mewujudkan herd immunity. Di Jatim, BPD HIPMI Jatim telah melaksanakan di Gresik sebanyak 15.000 dosis. Baca juga: Dampak Vaksinasi COVID-19, Pengajuan Validasi NIK di Bekasi Meningkat
BPC-BPC Hipmi di tingkat Kabupaten/Kota juga telah melaksanakan vaksinasi antara lain di Bangkalan, Banyuwangi, Probolinggo, Blitar, Sidoarjo, dan beberapa kota/kabupaten lain di Jatim. “Pemberian vaksin kepada masyarakat dirgantara di Bandara Juanda ini sebagai bentuk kepedulian HIPMI agar pandemi COVID-19 bisa lekas teratasi," katanya.
Menurutnya, bandara adalah simbolisasi pintu lalu lintas keluar masuk Jatim. Terlebih Surabaya adalah salah satu pintu gerbang Indonesia Timur. Sehingga diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, arus lalu lintas dan transportasi bisa segera pulih dan kembali menggerakkan roda ekonomi Jatim dan Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus mendorong program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi COVID-19," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming mengungkapkan vaksinasi massal ini adalah bagian dari vaksinasi nasional BPP HIPMI untuk mewujudkan herd immunity. Di Jatim, BPD HIPMI Jatim telah melaksanakan di Gresik sebanyak 15.000 dosis. Baca juga: Dampak Vaksinasi COVID-19, Pengajuan Validasi NIK di Bekasi Meningkat
BPC-BPC Hipmi di tingkat Kabupaten/Kota juga telah melaksanakan vaksinasi antara lain di Bangkalan, Banyuwangi, Probolinggo, Blitar, Sidoarjo, dan beberapa kota/kabupaten lain di Jatim. “Pemberian vaksin kepada masyarakat dirgantara di Bandara Juanda ini sebagai bentuk kepedulian HIPMI agar pandemi COVID-19 bisa lekas teratasi," katanya.
Menurutnya, bandara adalah simbolisasi pintu lalu lintas keluar masuk Jatim. Terlebih Surabaya adalah salah satu pintu gerbang Indonesia Timur. Sehingga diharapkan dengan adanya vaksinasi ini, arus lalu lintas dan transportasi bisa segera pulih dan kembali menggerakkan roda ekonomi Jatim dan Indonesia.
"Kami berkomitmen untuk terus mendorong program Percepatan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi COVID-19," ujarnya.
(don)
Lihat Juga :