Minat Bertani Makin Turun, Jawa Barat Hadapi Krisis Petani Muda

Kamis, 07 Oktober 2021 - 14:09 WIB
Mandegnya regenerasi petani, juga akan tedampak pada sektor lainnya. Produksi pertanian diperkirakan akan ikut menurun, dan selanjutnya sangat dimungkinkan akan terjadi ketidakseimbangan antara ketersediaan produksi dengan kebutuhan konsumsi.

"Semakin menyusutnya jumlah petani yang produktif tidak saja mempengaruhi aspek ekonomi, tetapi juga bisa menimbulkan isu lingkungan," beber Dyah.

Menurut dia, lahan-lahan pertanian yang terlantar karena tidak ada lagi yang menggarap bisa berubah fungsi menjadi lahan perumahan, industri, dan infrastruktur lainnya. Sehingga lahan-lahan pertanian akan semakin menyusut dan muncul permasalahan ketidakseimbangan lingkungan.

Namun, dengan daya dukung teknologi dan kemampuan berinovasi, masih ada harapan untuk menyelamatkan ketahanan pangan Indonesia, dan Jawa Barat pada khususnya. Para generasi milenial perlu membuka matanya bahwa banyak contoh sukses para pelaku bisnis di sektor pertanian

"Melalui webinar ini, diharapkan dapat mempertemukan BPS, pemerintah, pelaku usaha di sektor pertanian, untuk menunjukkan daya tarik pertanian bagi para millenial," imbuh dia.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!