654 Pasien Sembuh Covid-19 di Jatim Diminta Sumbangkan Plasma Darahnya

Selasa, 02 Juni 2020 - 15:09 WIB
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadikan Jatim sebagai prioritas lantaran masih tingginya kasus vurus corona di provinsi ini.

“Dalam beberapa waktu terakhir ini, ada peningkatan kasus positif di Jatim. Ini bukan jadikan masyarakat khawatir. Ini karena kemampuan Jatim didukung bupati dan wali kota untuk melakukan testing yang massif. Dan keberhasilan testing ini, akan sangat menentukan dalam mengurangi dan memutus rantai penularan Covid-19,” ujar Doni.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa berterima kasih atas dukungan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam membantu Jatim menangani Covid-19.

Pihaknya juga menerima ribuan rapid test yang sudah didistribusikan ke seluruh Rumah Sakit (RS) Rujukan Covid-19 di Jatim. Di Jatim ada 100 RS Rujukan. “Kami berharap sangat akan mendapatkan berbagai macam support yang bisa memberi percepatan layanan Covid-19 bagi masyarakat Jatim,” katanya.

Data Pemprov Jatim menunjukkan, hingga 1 Juni 2020 pukul 21.00 WIB, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) ada 24.737 orang (masih dipantau 4.058 orang), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 6.687 orang (masih diawasi 3.202 orang) dan positif Covid-19 sebanyak 4.920 orang (masih dirawat 3.775 orang).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!