7.000 Hektare Lahan Pertanian di Luwu Utara Diasuransikan

Senin, 04 Oktober 2021 - 18:42 WIB
Akibat pengurangan itu lanjut Indah, dari 20 hektare lahan petani di Luwu Utara yang didaftarkan sebelumnya, hanya 7.000 hektare yang bisa terealisasi.

"Mengingat kendala kendala yang dihadapi, target yang kita sepakati sebelumnya yakni sebanyak 20 ribu Ha sangat sulit untuk terealisasi, oleh sebab itu kita perlu adakan adendum jumlah kuota untuk Luwu Utara 2021 ini dari 20 ribu menjadi 7 ribu hektare," ungkap Bupati perempuan pertama di Sulsel itu.

Baca juga:Bupati Luwu Utara Minta Pemerintah Desa Mulai Lakukan Pelayanan Digital

Meski begitu, Indah menyampaikan jika pemerintah Kabupaten Luwu Utara akan tetap berupaya memberi perlindungan kepada petani. "Itu sudah menjadi komitmen kita sejk awal. Untuk lahan pertanian yang berlum tercover kita akan tetap upayakan bagaimana bisa terlindungi," harapnya.

Sementara itu, Branch Manager Asurasin Jasindo Branch Office Makassar, Tony Hendrawan menyampakan apresiasinya kepada Pemkab Luwu Utara. Menurutnya penandatanganan adendum ini, adalah wujud keberpihakan pemerintah daerah kepada masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!