7.000 Hektare Lahan Pertanian di Luwu Utara Diasuransikan

Senin, 04 Oktober 2021 - 18:42 WIB
"Seperti kita ketahui saat ini cuaca sangat tidak menentu, dan itu juga berisiko pada hasil pertanian. Dengan adanya perlindungan atau asuransi ini, petani tidak perlu lagi khawatir," kata Tony.

Baca juga:Bupati Lutra Minta Pencegahan dan Penanganan TPPO Dilakukan dari Hulu ke Hilir

Di masa pandemi saat ini, upaya pemulihan ekonomi nasional harus dimulai dari bawah, dan salah satunya yang ikut menentukan hal itu adalah sektor pertanian.

"Sejak 2015 asuransi ini telah berjalan.Khusus usaha tani padi memang selalu ada resiko terasuk gagal panen akibat bencana alam, atau serangan hama. Semoga kerja sama ini terus berjalan dengan baik, kami dari Jasindo berterimakasi telah diberi kepercayaan mengelola resiko resiko," pungkasnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!