100 Warga Buninagara Tasikmalaya Jadi Pilot Project Karantina Mikro
Selasa, 02 Juni 2020 - 13:23 WIB
Dengan adanya kejadian ini, Kampung Buninagara dijadikan pilot project untuk karantina mikro. Dimana sebanyak 100 orang di wilayah itu akan menjalani swab test. Sebab, setelah dilakukan penelusuran, pasien positif tersebut telah melakukan kontak erat dengan banyak orang.
Selain melakukan swab test massal, dalam program karantina mikro itu, sebanyak delapan rumah atau 30 warga yang berada di dekat rumah pasien akan diisolasi. Selama menjalani isolasi, kebutuhan hidup warga ditanggung oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cipedes.
"Kita akan memasok kebutuhan mereka selama dua minggu, baik makan maupun kebutuhan lainnya. Warga sekitar juga tidak ada yang melakukan penolakan," katanya.
Perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jabar, Agus Sukandar mengatakan, kegiatan itu merupakan proyek percontohan (pilot project) karantina mikro yang diprogramkan oleh Pemprov Jabar. Wilayah Kota Tasikmalaya merupakan satu dari 13 kabupaten/ kota yang menjadi pilot project.
“Artinya, beberapa rumah yang berada di dekat rumah pasien akan dikarantina selama 14 hari. Juga akan terus dilakukan penelusuran agar tak terjadi transmisi lokal di wilayah itu,” katanya.
Selain melakukan swab test massal, dalam program karantina mikro itu, sebanyak delapan rumah atau 30 warga yang berada di dekat rumah pasien akan diisolasi. Selama menjalani isolasi, kebutuhan hidup warga ditanggung oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cipedes.
"Kita akan memasok kebutuhan mereka selama dua minggu, baik makan maupun kebutuhan lainnya. Warga sekitar juga tidak ada yang melakukan penolakan," katanya.
Perwakilan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Jabar, Agus Sukandar mengatakan, kegiatan itu merupakan proyek percontohan (pilot project) karantina mikro yang diprogramkan oleh Pemprov Jabar. Wilayah Kota Tasikmalaya merupakan satu dari 13 kabupaten/ kota yang menjadi pilot project.
“Artinya, beberapa rumah yang berada di dekat rumah pasien akan dikarantina selama 14 hari. Juga akan terus dilakukan penelusuran agar tak terjadi transmisi lokal di wilayah itu,” katanya.
(wib)
Lihat Juga :