Isu Disabilitas Didorong Agar Dibahas Dalam Women 20
Sabtu, 02 Oktober 2021 - 19:14 WIB
IKA Unpad dan W20 Presidency melakukan penandatanganan kerjasama terkait disabilitas. Foto/SINDOnews/Arif Budianto
BANDUNG - Isu penyandang disabilitas didorong agar bisa dibahas pada Women 20 (W20) pada 2022 mendatang. Dorongan itu disampaikan Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad).
Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara IKA Unpad dengan W-20 Presidency. Hadir melakukan penandatangan Uli Silalahi selaku Chair of W20 Presidency dan Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan.
Baca juga: Tanpa Adaptasi Edukasi, Profesor Unpad Ingatkan Potensi Kegagalan Generasi ke Depan
"Kami mengharapkan bahwa isu disabilitias ini juga diangkat saat penyelenggaraan W20 nanti. Disisi lain, kami juga mengharapkan isu terkait pendidikan dan UMKM juga turut diangkat, mengingat proses pembelajaran yang terdampak oleh pandemi COVID-19 serta jumlah UMKM di Jawa Barat yang sangat banyak." kata Herawati di Graha Sanusi Unpad, Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021).
Diketahui, W20 atau Women 20 dibentuk pada 2015 atas dasar kesadaran para pemimpin negara anggota G20 akan pentingnya partisipasi dan peran perempuan terutama dalam pembangunan ekonomi global.
Baca juga: Gempa yang Melanda Majapahit Saksi Naiknya Gajah Mada Jadi Patih Amangkurat Bumi
Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara IKA Unpad dengan W-20 Presidency. Hadir melakukan penandatangan Uli Silalahi selaku Chair of W20 Presidency dan Ketua IKA Unpad, Irawati Hermawan.
Baca juga: Tanpa Adaptasi Edukasi, Profesor Unpad Ingatkan Potensi Kegagalan Generasi ke Depan
"Kami mengharapkan bahwa isu disabilitias ini juga diangkat saat penyelenggaraan W20 nanti. Disisi lain, kami juga mengharapkan isu terkait pendidikan dan UMKM juga turut diangkat, mengingat proses pembelajaran yang terdampak oleh pandemi COVID-19 serta jumlah UMKM di Jawa Barat yang sangat banyak." kata Herawati di Graha Sanusi Unpad, Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021).
Diketahui, W20 atau Women 20 dibentuk pada 2015 atas dasar kesadaran para pemimpin negara anggota G20 akan pentingnya partisipasi dan peran perempuan terutama dalam pembangunan ekonomi global.
Baca juga: Gempa yang Melanda Majapahit Saksi Naiknya Gajah Mada Jadi Patih Amangkurat Bumi
Lihat Juga :