Dokter Spesialis Kandungan: Lakukan Premarital Check-Up 6 Bulan Sebelum Menikah

Sabtu, 25 September 2021 - 23:27 WIB
Premarital check-up, kata dokter Tony, memiliki banyak manfaat. Di antaranya untuk mendeteksi penyakit menular, seperti hepatitis B dan HIV/AIDS. Premarital check-up juga untuk mendeteksi potensi penyakit atau kelainan genetik, seperti anemia sel sabit, thalasemia, dan hemofilia. "Dengan melakukan premarital check-up, turut pula melengkapi beberapa vaksin yang diperlukan," imbuh Tony Winata.

Pada premarital check-up, jelasnya, yang akan dilakukan adalah pemeriksaan fisik dasar (tinggi berat badan, golongan darah dan rhesus, hematologi) dan pemriksaan penyakit keturunan atau kelainan genetik (diabetes, kelainan darah dan lainnya). Baca juga: Ada Promo Tes PCR-Antigen Rp1 dari Garuda bagi Penumpang Terpilih, Cek Syaratnya!

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan penyakit infeksi menular dan pemeriksaan organ reproduksi. "Secara detail, penataan premarital check-up merupakan serangkaian tes kesehatan yang dilakukan calon suami istri yang meliputi konsultasi, rontgen dan laboratorium," kata Tony.

Salah satu penyakit genetik yang dapat dicegah dengan pemeriksaan ini adalah thalasemia. "Penyakit ini terjadi ketika sel darah merah tidak dapat menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh dengan baik," tutupnya.

.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!