BKKBN Sulsel Terus Dorong Peningkatan KB dan Penurunan Stunting

Jum'at, 24 September 2021 - 16:47 WIB
Adapun daerah dengan capaian tertinggi peserta KB baru adalah Palopo, Makassar, Barru dan Bone. Untuk yang terendah adalah Bulukumba, Soppeng dan Luwu Utara.

Khusus peserta KB aktif sebesar 977.487 akseptor atau 113,51% dari target sebesar 861.133.

Sementara untuk realisasi dana alokasi khusus (DAK) sampai triwulan kedua, khusus DAK fisik sudah mencapai 9.86% atau Rp2,8 miliar dari total DAK Fisik Rp29,14 miliar.

DAK Biaya Operasional KB (BOKB) sudah mencapai 19.59% atau Rp17,27 miliar dari total DAK BOKB Rp88,16 miliar serta DAK Penugasan mencapai 4,52% atau Rp39,3 juta dari total anggaran Rp868,98 juta.

Sementara untuk program pembangunan keluarga, Rita mengatakan Sulsel sudah berada di posisi yang bagus.

"Seperti pada pemberian edukasi atau sosialisasi 1000 hari pertama kehidupan, kita sudah berada di angka 77,92% kemudian khusus untuk pembinaan Persiapan Keluarga Berencana bagi Remaja (PKBR) itu kita pada angka 83,6% itu cukup bagus dibandingkan provinsi lain," tuturnya.

Lebih lanjut untuk Bina Keluarga Lansia (BKL) kata dia sudah mencapai 87,6%. Sementara hingga tahun 2020 lalu Sulsel juga telah dicanangkan sebanyak 644 kampung KB, 295 di antaranya telah memiliki Rumah Data Kependudukan. Selain itu, dilaporkan 46 Sekolah Siaga Kependudukan dan Pojok Kependudukan juga telah terbentuk di 25 kabupaten/kota.

"Untuk Grand Design Pembangunan juga sampai saat ini dari 24 kabupaten/kota, sudah 23 yang telah merampungkan, sisanya satu adalah Kabupaten Bantaeng," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!