25 Jenazah Terlantar di RSUP Sanglah Bali Dikremasi, Ada yang 2 Tahun Tersimpan di Freezer

Kamis, 23 September 2021 - 15:03 WIB
Sebanyak 25 jenazah terlantar yang sudah lama tersimpan di kamar mayat RSUP Sanglah, Denpasar, Bali dikremasi di krematorium Mumbul, Nusa Dua, Kamis (23/9/2021). Foto/Ist
DENPASAR - Sebanyak 25 jenazah yang sudah lama tersimpan di kamar mayat RSUP Sanglah, Denpasar, Bali dikremasi Kamis (23/9/2021). Puluhan jenazah itu berstatus terlantar.

Proses kremasi dilakukan di krematorium Mumbul, Nusa Dua. "Kremasi kita lakukan selama dua hari," kata Direktur Perencanaan Operasional dan Umum RSUP Sanglah, Ni Luh Dharma Kerti Natih.



Sebanyak 25 jenazah itu terlantar itu terdiri 13 Mr X alias tanpa nama, 6 jenazah dengan nama tapi keluarganya tidak ditemukan keberadaannya dan 6 orok.

Jenazah-jenazah itu rata-rata sudah setahun lebih tersimpan di kamar mayat. Bahkan ada jenazah yang berada di freezer sejak Februari 2019.





Menurut Natih, kremasi massal itu bertujuan untuk mengurangi banyaknya jenazah di ruang forensik. Sehingga kapasitas layanan penyimpanan jenazah bisa ditingkatkan.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengurusan jenazah ternyata cukup besar, yakni Rp2,6 miliar. "Mulai dari perawatan, pemulasaraan hingga kremasi," imbuhnya.

Sebelum dikremasi, 25 jenazah itu sudah mendapatkan surat pembebasan dari kepolisian, yang berarti tidak lagi digunakan untuk kepentingan penyelidikan.
(shf)
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More