APBD Tersimpan Rp1,3 Triliun di Bank, Jokowi Ingatkan Mantunya Maksimalkan Belanja Daerah

Kamis, 16 September 2021 - 20:14 WIB
Presiden Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi massal di Dusun Amal Bhakti, Desa Emplasmen Kualanamu, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sumut, Kamis (16/9/2021). Foto/SINDOnews/Sartana Nasution
MEDAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti realisasi belanja pemerintah daerah di Sumatera Utara yang masih sangat rendah hingga September 2021 ini. Padahal realisasi belanja pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendorong kegiatan perekonomian Sumatera Utara.

Sejumlah kepala daerah di Sumatera Utara 'disemprot' Presiden Joko Widodo karena serapannya yang sangat rendah. Seperti Kabupaten Mandailing Natal yang baru 28 persen. Padahal masa efektif penggunaan anggaran kurang dari 4 bulan lagi.



Tak hanya Bupati Kabupaten Mandailing Natal, sang menantu Muhammad Bobby Afif Nasution yang merupakan Wali Kota Medan, juga diingatkan Presiden Jokowi. Itu karena masih ada anggaran daerah yang cukup besar milik Pemko Medan yang masih tersimpan di bank dan belum direalisasikan.

Baca juga: Bobby Nasution: Pembelajaran Tatap Muka di Medan Tunggu PPKM Level 3

"Realisasi APBD di sumut 55 persen, yang paling rendah di Mandailing Natal 28 persen, hati-hati. APBD di bank Rp1,3 triliun terbesar Medan, coba di cek," ujar Presiden saat rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah di Sumut yang dilaksanakan di Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman, Kota Medan, Kamis (16/9/2021)

"Segera lakukan realisasi anggaran secepatnya, sehingga menggerakkan ekonomi di daerah," sambungnya. Kepada Forkopimda se-Sumatera Utara, Jokowi mengingatkan agar saat ini tak terlalu lama membiarkan APBD di Bank. Sebab, saat seperti ini adalah tahun yang tidak normal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!