Sistem Ganjil Genap, Ratusan Kendaraan Dipaksa Putar Balik di Gerbang Tol Pasteur
Sabtu, 04 September 2021 - 15:12 WIB
Angka tersebut, lanjut Aswin diperoleh dengan membandingkan arus kendaraan yang masuk ke Kota Bandung di hari yang sama pekan lalu. Berdasarkan data yang dikantonginya, perbandingan jumlah kendaraan yang masuk ke Kota Bandung antara Jumat (3/9/2021) dan Jumat pekan lalu berkurang hingga 10.000 kendaraan.
"Kalau biasanya 60.000-an masuk Bandung hari Jumat saja, kemarin kita kurasi hanya 50.000-an. Jadi 10 persen bisa kita tekan. Hari ini Insya Allah lebih banyak lagi yang bisa kita tekan untuk tidak terlalu banyak kendaraan yang masuk ke Bandung," terang Aswin.
Dari lima gerbang tol yang memberlakukan aturan ganjil genap, lanjut Aswin, Gerbang Tol Pasteur dan Gerbang Tol Buahbatu dinilai sebagai pintu masuk paling favorit warga luar kota ke Bandung.
"Di sini Pasteur dan GT Buahbatu yang paling kita konsentrasikan," imbuhnya.
Aswin menekankan bahwa pemberlakuan aturan ganjil genap semata-mata untuk menekan mobilitas masyarakat yang diharapkan dapat menekan potensi penularan COVID-19. Terlebih, tambah Aswin, level kedaruratan COVID-19 di Kota Bandung sudah turun dari yang awalnya level 4 menjadi level 3.
"Untuk saudara-saudara kami yang ingin ke Bandung mohon bersabar, ini dalam rangka menekan angka COVID-19," katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP M Rano Hadianto menyebutkan, hingga pukul 10.00 WIB tadi, lebih dari 200 kendaraan terpaksa diputarbalik petugas.
"Kalau biasanya 60.000-an masuk Bandung hari Jumat saja, kemarin kita kurasi hanya 50.000-an. Jadi 10 persen bisa kita tekan. Hari ini Insya Allah lebih banyak lagi yang bisa kita tekan untuk tidak terlalu banyak kendaraan yang masuk ke Bandung," terang Aswin.
Dari lima gerbang tol yang memberlakukan aturan ganjil genap, lanjut Aswin, Gerbang Tol Pasteur dan Gerbang Tol Buahbatu dinilai sebagai pintu masuk paling favorit warga luar kota ke Bandung.
"Di sini Pasteur dan GT Buahbatu yang paling kita konsentrasikan," imbuhnya.
Aswin menekankan bahwa pemberlakuan aturan ganjil genap semata-mata untuk menekan mobilitas masyarakat yang diharapkan dapat menekan potensi penularan COVID-19. Terlebih, tambah Aswin, level kedaruratan COVID-19 di Kota Bandung sudah turun dari yang awalnya level 4 menjadi level 3.
"Untuk saudara-saudara kami yang ingin ke Bandung mohon bersabar, ini dalam rangka menekan angka COVID-19," katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Bandung, AKBP M Rano Hadianto menyebutkan, hingga pukul 10.00 WIB tadi, lebih dari 200 kendaraan terpaksa diputarbalik petugas.
Lihat Juga :