Ratusan Warga Daerah Terpencil Kena Dampak Banjir Bandang Kampar
Jum'at, 03 September 2021 - 22:54 WIB
Selain itu sebanyak 20 unit rumah, satu unit sekolah, satu bangunan musola, dan sejumlah fasilitas umum rusak akibat diterjang banjir berlumpur tersebut."Namun alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini," kata Adi Candra Jumat (3/9/2021).
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Saat ini para korban banjir sudah ditempatkan di lokasi yang layak. Namun demikian warga yang rumahnya hantaman banjir bandang membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Hal yang dibutuhkan warga saat ini adalah makanan.
Bantuan itu menjadi kebutuhan penting karena Ludai merupakan sebuah desa yang terletak jauh di hulu Sungai Subayang.
Akses sungai menjadi satu-satunya jalur tranportasi menuju desa. Untuk menuju desa itu harus menyusuri Sungai Kampar selama lebih dari 3 jam lamanya dari Desa terdekat, yakni Desa Gema.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Saat ini para korban banjir sudah ditempatkan di lokasi yang layak. Namun demikian warga yang rumahnya hantaman banjir bandang membutuhkan bantuan dari berbagai pihak. Hal yang dibutuhkan warga saat ini adalah makanan.
Bantuan itu menjadi kebutuhan penting karena Ludai merupakan sebuah desa yang terletak jauh di hulu Sungai Subayang.
Akses sungai menjadi satu-satunya jalur tranportasi menuju desa. Untuk menuju desa itu harus menyusuri Sungai Kampar selama lebih dari 3 jam lamanya dari Desa terdekat, yakni Desa Gema.
Lihat Juga :