Dalam 2 Bulan, 3 Warga Riau Diserang Harimau, 2 Orang Tewas

Senin, 30 Agustus 2021 - 13:34 WIB
Penyerangan si raja hutan juga terjadi di daerah Hutan Produksi (HP) yang dibebani izin konsesi HTI (Hutan Tanaman Industri) PT. Suntara Gajapati, suplier kayu perusahaan PT. APP (Asia Pulp and Paper) Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai. Dimana korban Sumino yang merupakan pekerja sawit ditemukan tewas pada 29 Juni 2021.

Diceritakan, korban, pada 27 Juni, pamit kepada teman satu kerjanya untuk pulang ke rumah. Saat dalam perjalanan itulah dia diserang harimau. Baca juga: Ada 500 Kasus Hewan Terinfeksi COVID-19, Satgas: Belum Ada Bukti Menularkan ke Manusia

Saat ditemukan tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, polisi, TNI dan warga temukan korban sudah tidak utuh. Diperkirakan Samino diserang lebih dari satu ekor harimau. Karena petugas menemukan banyak jejak kaki harimau dengan ukuran yang berbeda.

Konflik harimau dengan manusia di Riau sudah sering terjadi. Sudah banyak harimau dan manusia yang mati akibat konflik berkepanjangan.

Penyebabnya karena habitat harimau Sumatera di Riau rusak akibat disulap menjadi perkebunan sawit perorangan maupun perusahaan. Selain itu, perusahaan yang bergerak dalam bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) juga ambil bagian dalam pengambil alihan rumah harimau. Karena beberapa kali konflik terjadi di areal perusahaan HTI.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!