Dalam 2 Bulan, 3 Warga Riau Diserang Harimau, 2 Orang Tewas

Senin, 30 Agustus 2021 - 13:34 WIB
loading...
Dalam 2 Bulan, 3 Warga...
Warga mengevakusi jasad Samino yang diterkam harimau di Sei Sembilan Dumau ((Dok/IST)
A A A
PEKANBARU - Konflik harimau Sumatera dengan manusia masih terus terjadi di Provinsi Riau. Bahkan dalam kurun waktu kurang lebih dua bulan, sudah tiga warga di Bumi Lancang Kuning -julukan Riau- diserang si raja hutan. Teranyar adalah penyerangan di Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak dengan korban seorang remaja bernama Malta Akfarel (16).

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada 29 Agustus 2021 malam. Saat ditemukan, kondisi jasad remaja asal Nias Sumatera Utara itu tidak utuh. Korban diserang saat mencari sinyal handphone.Baca juga: Wanita Muda Petugas Kebersihan Taman Safari Cile Tewas Diterkam Harimau

Kasus penyerangan harimau itu tidak terjadi kali ini saja. Lokasinya masih sama di Teluk Lanus. Penyerangan itu terjadi pada 10 Juli 2021 sekitar 20 kilometer dari Kantor Desa Teluk Lanus. Korbannya adalah Azmi (30). Warga asal Kabupaten Pelalawan, Riau. Namun beruntung korban masih bisa selamat saat temannya ikut membantu mengusir harimau. Korban mengalami luka cukup parah akibat digigit dan dicakar 'Si Datuk'.

"Sudah beberapa kali warga melihat harimau di sana termasuk Satgas Karhulta (kebakaran hutan dan lahan) saat memadamkan api. Kita sudah beberapa kali mengimbau agar warga waspada di sana karena di sana memang lokasi harimau. Jangan keluar rumah sendirian," kata Kapolres Siak AKBP Gunar Rahadiyanto Senin (30/8/2021).

Penyerangan si raja hutan juga terjadi di daerah Hutan Produksi (HP) yang dibebani izin konsesi HTI (Hutan Tanaman Industri) PT. Suntara Gajapati, suplier kayu perusahaan PT. APP (Asia Pulp and Paper) Kecamatan Sei Sembilan, Kota Dumai. Dimana korban Sumino yang merupakan pekerja sawit ditemukan tewas pada 29 Juni 2021.

Diceritakan, korban, pada 27 Juni, pamit kepada teman satu kerjanya untuk pulang ke rumah. Saat dalam perjalanan itulah dia diserang harimau. Baca juga: Ada 500 Kasus Hewan Terinfeksi COVID-19, Satgas: Belum Ada Bukti Menularkan ke Manusia

Saat ditemukan tim gabungan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, polisi, TNI dan warga temukan korban sudah tidak utuh. Diperkirakan Samino diserang lebih dari satu ekor harimau. Karena petugas menemukan banyak jejak kaki harimau dengan ukuran yang berbeda.

Konflik harimau dengan manusia di Riau sudah sering terjadi. Sudah banyak harimau dan manusia yang mati akibat konflik berkepanjangan.

Penyebabnya karena habitat harimau Sumatera di Riau rusak akibat disulap menjadi perkebunan sawit perorangan maupun perusahaan. Selain itu, perusahaan yang bergerak dalam bidang Hutan Tanaman Industri (HTI) juga ambil bagian dalam pengambil alihan rumah harimau. Karena beberapa kali konflik terjadi di areal perusahaan HTI.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Miris, Harimau Sumatera...
Miris, Harimau Sumatera Terjerat Jebakan Babi di Hutan Taman Rakyat Bungo Pandan
Viral Harimau Sumatera...
Viral Harimau Sumatera Muncul di Kawasan Pelitung, Dumai, Ini Penampakannya!
Bayi Harimau Sumatra...
Bayi Harimau Sumatra Banun Kinantan Jadi Penghuni Baru Bukittinggi Zoo
Harimau Sumatera yang...
Harimau Sumatera yang Diduga Sering Memangsa Ternak Warga Ditangkap, Dievakuasi ke Bukittinggi Zoo
Harimau Sumatera yang...
Harimau Sumatera yang Teror Warga Lampung Akhirnya Ditangkap
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Rekomendasi
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
Makanan Panas Disantap...
Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Berita Terkini
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Luncurkan Abu Vulkanik 1,2 Km
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
Infografis
3 Fakta Ukraina Tak...
3 Fakta Ukraina Tak Memiliki Masa Depan dalam Konflik Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved