Gubernur Khofifah: Daerah PPKM Level 2-3 Bisa Gelar PTM Mulai 30 Agustus
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 12:07 WIB
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa menyatakan, untuk satuan pendidikan yang berada di daerah dengan level 3 dan 2 sudah dapat memulai PTM pada Senin (30/8/2021). Foto ilustrasi SINDOnews
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa menyatakan, untuk satuan pendidikan yang berada di daerah dengan level 3 dan 2 sudah dapat memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada Senin (30/8/2021).
"Namun, harus memastikan semua kesiapan sekolah. Antara lain, guru dan tenaga kependidikannya juga sudah divaksin. Unit pendidikan sudah mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 Kabupaten/Kota setempat dan izin orang tua/wali siswa," katanya, Sabtu (28/8/2021). Baca juga: Raih 69 Suara, Khofifah Jadi Ketua Umum IKA Universitas Airlangga
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak memastikan tidak akan menghalangi sekolah di wilayah PPKM level 2 dan 3 untuk menggelar PTM. Bahkan, terkait siswa yang mengikuti PTM wajib sudah vaksin maupun yang belum, akan diserahkan ke pihak sekolah.
“Pemprov tidak menghalangi, tapi Satgas harus penuh kehati-hatian apakah pelajar yang sudah vaksin dulu yang diajak masuk kelas atau nanti akan digelar vaksinasi di sekolah-sekolah, ini kita ingin lihat inovasi dari masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.
"Namun, harus memastikan semua kesiapan sekolah. Antara lain, guru dan tenaga kependidikannya juga sudah divaksin. Unit pendidikan sudah mendapatkan izin dari Satgas COVID-19 Kabupaten/Kota setempat dan izin orang tua/wali siswa," katanya, Sabtu (28/8/2021). Baca juga: Raih 69 Suara, Khofifah Jadi Ketua Umum IKA Universitas Airlangga
Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, Emil Elestianto Dardak memastikan tidak akan menghalangi sekolah di wilayah PPKM level 2 dan 3 untuk menggelar PTM. Bahkan, terkait siswa yang mengikuti PTM wajib sudah vaksin maupun yang belum, akan diserahkan ke pihak sekolah.
“Pemprov tidak menghalangi, tapi Satgas harus penuh kehati-hatian apakah pelajar yang sudah vaksin dulu yang diajak masuk kelas atau nanti akan digelar vaksinasi di sekolah-sekolah, ini kita ingin lihat inovasi dari masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.
Lihat Juga :