Masjid Quba dan Nisan Sultan Buton Muhammad Idrus Kaimudin

Minggu, 31 Mei 2020 - 05:01 WIB
La Ode Munafi, budayawan Buton mengatakan, bangunan masjid ini tidak begitu luas diperkriakan hanya dapat menampung 100 jamaah. Untuk menampung kapasitas jamaah yang datang salat, halaman masjid dipugar untuk para jamaah yang tidak kebagian shaf di dalam masjid.Masjid Quba tidak memiliki beduk seperti masjid tua lain pada umumnya.

Hal ini karena masjid ini mencontoh masjid Quba yang ada di Madinah, Arab Saudi. Untuk azan pun perangkat masjid harus naik ke atas tangga yang sudah disiapkan untuk mengumandangkan azan. (BACA JUGA: Kebanggaan Warga Pariaman, Ungku Saliah Terkenal Lewat Bingkai Foto)



Tidak hanya itu saja, di sekiling masjid banyak terdapat makam. Salah satunya makam Sultan Buton ke-29. Ini sesuai wasiat Sultan pada saat itu ketika meninggal dunia dirinya ingin di makamkan di samping masjid. Bangunan masjid sebagai nisannya, sehingga keturunan sultan juga di makamkan di sekitar masjid.

Masjid ini masih digunakan untuk saalat oleh masyarakat Buton bahkan menjadi salah satu destinasi wisata religi wisatawan domestik.
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!