Tuntut Pekerjaan, Warga Tutup Akses Masuk Pabrik Sepatu
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 15:56 WIB
Menurut Ato, warga Desa Gitungkerta banyak yang menjadi pengangguran, sementara di sekitarnya berdiri pabrik sepatu. Harusnya pihak perusahaan bisa memberikan pekerjaan untuk warga sekitar pabrik. "Memang ada warga yang bekerja di PT. Cangsin tapi jumlahnya sangat sedikit. Kita minta lebih banyak lagi kuota untuk warga kami," katanya. Baca: Dagangan Tak Laku di Masa PPKM, Pedagang Pasar Horas Angkat Bendera Putih. Baca: Dagangan Tak Laku di Masa PPKM, Pedagang Pasar Horas Angkat Bendera Putih.
Aksi demo itu berlangsung sekitar satu jam dan warga membubarkan diri. Mereka mengatakan akan melakukan aksi penutupan jalan lagi jika pihak perusahaan tidak mengakomodir permintaan mereka. "Kalau aspirasi kami tidak didengar ya kita aksi lagi dengan jumlah warga yang lebih banyak," pungkasnya. Baca Juga: Belum Setahun Bebas, Badul Kembali Ditangkap Polisi karena Jual Sabu.
Aksi demo itu berlangsung sekitar satu jam dan warga membubarkan diri. Mereka mengatakan akan melakukan aksi penutupan jalan lagi jika pihak perusahaan tidak mengakomodir permintaan mereka. "Kalau aspirasi kami tidak didengar ya kita aksi lagi dengan jumlah warga yang lebih banyak," pungkasnya. Baca Juga: Belum Setahun Bebas, Badul Kembali Ditangkap Polisi karena Jual Sabu.
(nag)
Lihat Juga :