Terdampak Pandemi, Pelaku Wisata Lereng Merapi Jual Jip Wisata

Rabu, 18 Agustus 2021 - 20:01 WIB
Selain menjual kendaraan, untuk mengisi kekosongan selama objek wisata tutup, anggota AJWLM ada yang beralih profesi sebagai petani dan tukang batu. Ini dilakukan untuk menghidupi keluarga masing-masing.“Untuk itu, meski PPKM Level IV nanti diperpanjang lagi, namun berharap September 2021 diperbolehkan mulai beroperasi,” harapnya.

Menurut Daldiri, AJWLM sendiri dalam menjalankan usahanya tetap melaksankan protokol kesehatan dengan ketat, termasuk sudah melakukan vaksin. Untuk vaksin sudah mencapai 92 persen, sisanya karena ada kendala yang belum memungkinkan untuk divaksin.

“Nantinya kendaraan jip yang pemandunya sudah divaksin, ditempel stiker dan yang belum divaksin tidka boleh membawa penumpang, sehingga wisatawan aman dan nyaman,” paparnya. Baca juga: Asosiasi Kafe dan Restoran Jabar Desak Aturan Makan di Tempat 20 Menit Dikaji Ulang

Hal yang sama diungkapkan ketua AWJLM wilayah Timur, Bambang Sugeng. Ia berharap jip wisata lereng Merapi bisa segera beroperasi. Sebab banyak warga yang bergantung dengan aktivitas tersebut.

Warga lereng Merapi sendiri sekaerang dilanda dua bencana, yakni pandemi dan bencana alam erupsi Merapi. “Kami berharap, semua bencana tersebut segera berlalu dan kembali hidup normal,” jelasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!