Tinjau Kampung Tangguh di Gresik, Kapolda Jatim Sampaikan Pesan Ini
Jum'at, 29 Mei 2020 - 15:12 WIB
Pemilihan Cerme Kidul sebagai desa tangguh, karena seluruh masyarakatnya sudah sadar protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Keamanan dan kebersihan kampung ini juga sudah tertata dengan baik.
Setiap hari sudah terjadwal warga yang bertugas di Pos Jaga. Terbagi menjadi 3 shif dan masing-masinf berjumlah 3 orang. Disana, juga tersedia nomor telepon penting dan daftar jaga serta buku mutasi.
Kapolda juga meninjau lumbung pangan yang digunakan untuk menyimpan sembako dari masyarakat. Nantinya, diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu.
Selanjutnya, ruang observasi Covid-19 yang dijaga oleh dokter atau bidan siap melayani masyarakat yang sakit. Ruang tersebut berisi lengkap alat kesehatan. Warga yang mengalami sakit serius langsung dirujuk ke Puskesmas Cerme.
"Setiap depan rumah warga telah dipasang wastafel. Yang menarik lagi, takmir mushola selalu menghimbau warga untuk mematuhi PSBB. Terutama saat jam malam. Masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah," imbuhnya.
Setiap hari sudah terjadwal warga yang bertugas di Pos Jaga. Terbagi menjadi 3 shif dan masing-masinf berjumlah 3 orang. Disana, juga tersedia nomor telepon penting dan daftar jaga serta buku mutasi.
Kapolda juga meninjau lumbung pangan yang digunakan untuk menyimpan sembako dari masyarakat. Nantinya, diperuntukkan kepada warga yang kurang mampu.
Selanjutnya, ruang observasi Covid-19 yang dijaga oleh dokter atau bidan siap melayani masyarakat yang sakit. Ruang tersebut berisi lengkap alat kesehatan. Warga yang mengalami sakit serius langsung dirujuk ke Puskesmas Cerme.
"Setiap depan rumah warga telah dipasang wastafel. Yang menarik lagi, takmir mushola selalu menghimbau warga untuk mematuhi PSBB. Terutama saat jam malam. Masyarakat dihimbau untuk tetap di rumah," imbuhnya.
Lihat Juga :