Tak Terima Disebut Anak Kemarin Sore, Pemuda di Bogor Aniaya Temannya hingga Tewas
Kamis, 12 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Polisi ringkus penganiaya temannya hingga tewas di Bogor. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam kasus ini. Foto: MPI/Putra Ramadhani A
JAKARTA - Pemuda berinisial SS (32), dibekuk polisi karena menganiaya temannya hingga tewas di Megamendung, Kabupaten Bogor. Pelaku emosi lantaran dihina korban dengan ucapan anak kemarin sore.
Kapolsek Megamendung Iptu Tri Lesmana mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pelaku dan korban berinsial MS (45) bersama teman-temannya melakukan pesta minuman keras (miras) di wilayah Megamendung pada Rabu 4 Agustus 2021. Baca juga: Sadis, Wanita Cantik Manado Ini Diikat dan Dianiaya Suami hingga Babak Belur
"Pelaku dan korban minum-minum, kemudianterjadi cekcok mulut karena ada ketersinggungan tersangka oleh korban," kata Lesmana kepada wartawan di Mapolres Bogor, Kamis (12/8/2021).
Kemudian, adik pelaku yang juga berada di lokasi kejadian mencoba menghubungi ayah mereka untuk datang dan segera melerai. Karena, diketahui orang yang bisa meredam emosi pelaku hanya ayahnya.
Sesampainya di lokasi, sang ayah menanyakan perilah cekcok mulut antara pelaku dan korban. Tetapi, tiba-tiba pelaku memukul korban dengan tangan kosong hingga terjatuh dan diinjak-injak.
"Di lokasi ada batu dan sempat dipukul ke bagian muka korban.Korban tidak sadarkan diri, kemudian akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian," jelasnya.
Kapolsek Megamendung Iptu Tri Lesmana mengatakan, peristiwa itu terjadi saat pelaku dan korban berinsial MS (45) bersama teman-temannya melakukan pesta minuman keras (miras) di wilayah Megamendung pada Rabu 4 Agustus 2021. Baca juga: Sadis, Wanita Cantik Manado Ini Diikat dan Dianiaya Suami hingga Babak Belur
"Pelaku dan korban minum-minum, kemudianterjadi cekcok mulut karena ada ketersinggungan tersangka oleh korban," kata Lesmana kepada wartawan di Mapolres Bogor, Kamis (12/8/2021).
Kemudian, adik pelaku yang juga berada di lokasi kejadian mencoba menghubungi ayah mereka untuk datang dan segera melerai. Karena, diketahui orang yang bisa meredam emosi pelaku hanya ayahnya.
Sesampainya di lokasi, sang ayah menanyakan perilah cekcok mulut antara pelaku dan korban. Tetapi, tiba-tiba pelaku memukul korban dengan tangan kosong hingga terjatuh dan diinjak-injak.
"Di lokasi ada batu dan sempat dipukul ke bagian muka korban.Korban tidak sadarkan diri, kemudian akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian," jelasnya.
Lihat Juga :