TNI-Polri Masifkan Tracer Digital, Percepat Penanganan Pandemi

Rabu, 11 Agustus 2021 - 22:37 WIB
Zulpan menerangkan, masyarakat bakal diberikan pilihan isolasi mandiri di rumah maupun tempat isolasi terpadu (isoter). "Paling lama lima hari, setelah itu melakukan swab PCR, jika masih positif kembali melaksanakan isolasi," tuturnya.

Dirbinmas Polda Sulsel, Kombes Pol Andi Heru Santo menambahkan, ada ribuan personel gabungan yang dilibatkan. "Jumlahnya Bhabinkamtibmas itu 1.422 orang, ditambah 375 orang Bintara Remaja, dan 20 anggota setiap Polres untuk Pleton Cadangan," ungkapnya.

Baca juga:50 Persen Pasien Covid-19 di FIT Asrama Haji Sudiang Sembuh

Terpisah, Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Letkol Inf Rio Purwantoro mengatakan sosialisasi kepada Babinsa telah diberikan. Penekanan tentang membangun kerja sama dan koordinasi antara tim Puskesmas dengan petugas tracer jadi hal wajib.

"Sehingga penguatan testing, tracing dan treatment dapat maksimal guna mencegah penyebaran kasus Covid-19 dan penginputan data pada aplikasi Silacak dan InaRisk bisa maksimal pula di wilayah Kodam XIV Hasanuddin, yang meliputi, Sulsel, Sulbar dan Sultra," tuturnya.

Rio melanjutkan selain Babinsa, Binpotmar TNI AL dan Babinpotdirga TNI AU juga dikerahkan sesuai perintah Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. "Jumlahnya personel di Sulsel 1.475 orang Sulbar 322 orang dan Sultra 1.106 orang. Secara nasional berjumlah 63.000 personel," imbuhnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!