Vino dan Bocah Yatim Piatu Korban COVID-19 dapat Bantuan dari PSHT dan Polisi
Senin, 09 Agustus 2021 - 17:20 WIB
Setidaknya bisa menyiapkan untuk masa depan mereka di kemudian hari. Anak tersebut akan terus dipantau untuk memastikan supaya kebutuhannya terpenuhi. Seperti diketahui jika mereka kurangnya kepedulian dan perhatian, akan terganggu psikisnya .
”Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pendidikan mereka tercukupi. Kita mempunyai. Prinsip mereka tidak boleh putus sekolah,’’ tegasnya.
Sunanto selaku Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun mengatakan, hal ini dilakukan untuk kesejahteraan serta memberikan hak pendidikan anak tersebut. Putusnya pendidikan erat kaitannya dengan pengangguran dan kemiskinan di masa depanya.
‘’Pemerintah harus hadir untuk masyarakatnya. Mereka tetap harus bisa mandiri biarpun sudah ditinggal orang tua,’’ tukas Sunanto.
Joko Widodo mewakili keluarga penerima mengucapkan terima kasih. “Kepada semua pihak yang sudah membantu dan akan menjaga amanah sebaik baiknya," pungkasnya.
”Pemantauan dilakukan untuk memastikan kebutuhan pendidikan mereka tercukupi. Kita mempunyai. Prinsip mereka tidak boleh putus sekolah,’’ tegasnya.
Sunanto selaku Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun mengatakan, hal ini dilakukan untuk kesejahteraan serta memberikan hak pendidikan anak tersebut. Putusnya pendidikan erat kaitannya dengan pengangguran dan kemiskinan di masa depanya.
‘’Pemerintah harus hadir untuk masyarakatnya. Mereka tetap harus bisa mandiri biarpun sudah ditinggal orang tua,’’ tukas Sunanto.
Joko Widodo mewakili keluarga penerima mengucapkan terima kasih. “Kepada semua pihak yang sudah membantu dan akan menjaga amanah sebaik baiknya," pungkasnya.
Lihat Juga :