Kasus Kematian Melonjak, Warga Cimahi Dilatih Pemulasaraan Jenazah COVID-19

Minggu, 01 Agustus 2021 - 05:34 WIB
Bahkan jika dihitung dengan yang diluar itu, lanjut Ahmad, angkanya bisa lebih besar lagi. Karena ada kekhawatiran dari masyarakat dan kurangnya pengetahuan, sempat ada jenazah COVID-19 yang dibiarkan di depan kelurahan selama enam jam. Dibawa ke rumah sakit juga sempat didiamkan enam jam karena sedang penuh.

"Berangkat dari hal itu kami ingin memberikan wawasan dan pembelajaran bagaimana pemulasaraan janazah COVID-19 yang benar dan sesuai prokes. Sehingga petugas tetap merasa aman dan tidak khawatir terpapar," tuturnya. Baca: Serangan COVID-19 Membuat DPRD Kota Surabaya Diselimuti Duka Cita.



Poin penting dalam pelatihan ini, kata dia, adalah bagaimana prokes dijalankan. Sebab berbeda dengan pemulasaraan jenazah biasa, pada jenazah COVID-19 prosesi pembersihannya tidak dengan air tapi bertayamum. Mereka diberi materi ilmu oleh petugas rumah sakit yang sudah terbiasa menangani pemakaman jenazah COVID-19.

"Ini bagian dari fardu kifayah kami untuk memberikan ilmu pengetahuan, supaya petugas di masyarakat yang melakukan pemulasaraan jenazah COVID-19 bisa aman dengan tetap memperhatikan prokes," pungkasnya. Baca Juga: 2 Pelaku Penganiyaan Tak Berkutik Hadapi Tim Paniki Rimbas 3 Polresta Manado.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!