Terdampak Covid-19, Disparbud KBB Usulkan Pekerja Wisata Mendapatkan Bantuan
Selasa, 27 Juli 2021 - 17:16 WIB
Pihaknya berharap bantuan tersebut bisa disalurkankepada para pekerja yang bergerak di bidang Pariwisata secepatnya. Termasuk juga pekerja di bidang ekonomi kreatif dan kebudayaan yang ada di bawah naungan Disparbud. Sebab, para pelaku wisata khususnya pekerja, sangat terdampak dengan kebijakan PPKM ini.
Sebab kondisi saat ini tentunya sangat memberatkan bagi para pekerja di sektor usaha wisata. Bantuan itu juga coba diusulkan ke Pemprov Jabar dan semoga juga turun. Sementara saat disinggung soal kompensasi biaya perawatan dan pemeliharaan objek wisata, hal tersebut belum masuk pembahasan.
"Kondisi pariwisata saat ini dampaknya sama seperti pertama penutupan, sangat terpuruk. Baru sedikit menarik nafas sudah ada lagi PPKM Darurat yang membuat objek wisata ditutup lagi," ucapnya.
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, akibat pandemi Covid-19 yang terus berlangsung sampai kini, ada beberapa capaian yang mengalami penurunan. Salah satunya adalah di sektor pariwisata, di mana jumlah kunjungan wisatawan selama 2020 hanya 4.088.811 dari sebelumnya 6.531.026 pada 2019.
"Akibat kondisi tersebut PAD dari sektor wisata turun hingga 42,70 persen. Begitupun dengan sektor perdagangan yang turun hingga minus 8,15 persen dari target 10 persen," ujarnya. adv
Sebab kondisi saat ini tentunya sangat memberatkan bagi para pekerja di sektor usaha wisata. Bantuan itu juga coba diusulkan ke Pemprov Jabar dan semoga juga turun. Sementara saat disinggung soal kompensasi biaya perawatan dan pemeliharaan objek wisata, hal tersebut belum masuk pembahasan.
"Kondisi pariwisata saat ini dampaknya sama seperti pertama penutupan, sangat terpuruk. Baru sedikit menarik nafas sudah ada lagi PPKM Darurat yang membuat objek wisata ditutup lagi," ucapnya.
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan mengatakan, akibat pandemi Covid-19 yang terus berlangsung sampai kini, ada beberapa capaian yang mengalami penurunan. Salah satunya adalah di sektor pariwisata, di mana jumlah kunjungan wisatawan selama 2020 hanya 4.088.811 dari sebelumnya 6.531.026 pada 2019.
"Akibat kondisi tersebut PAD dari sektor wisata turun hingga 42,70 persen. Begitupun dengan sektor perdagangan yang turun hingga minus 8,15 persen dari target 10 persen," ujarnya. adv
(srf)
Lihat Juga :