Divonis COVID-19 dan Ditelantarkan hingga Meninggal, Keluarga Terisno Laporkan RS ke Polda Riau

Sabtu, 24 Juli 2021 - 07:23 WIB
Terisnopun dilarikan ke Klinik Muizzah. Pengakuan keluarga, sampai di klinik tidak ada penanganan apapun. Padahal Teresno mengalami pendarahan. Terisno hanya dibersihkan luka luar saja.

Setelah ditelantarkan berjam-jam, pihak Klinik Muizzah menyatakan Terisno terkonfirmasi COVID-19. Pihak keluarga terkejut, karena merasa tidak ada pemberitahuan. Merekapun meminta hasil swab antigen atau PCR. Namun pihak klinik tidak memberikannya. Baca juga: Tren BOR Jabar Terus Menurun, Tenda Darurat RS COVID-19 Bakal Dibongkar

Karena tidak ada kemajuan, pihak keluarga membawanya ke rumah sakit umum. Namun di sana lagi-lagi pihak keluarga kecewa karena tidak ada penanganan. Lama ditunggu karena masalah administrasi, pihak rumah sakit umum menyodorkan surat persetujuan kalau pasien dirawat karena COVID-19.

Terpaksa, pihak keluarga menyetujui. Namun tidak berapa lama Terisno menghembuskan napas terakhirnya. "Kita laporkan atas penelantaran pasien dan dugaan pemalsuan surat COVID-19. Sampai hari ini pihak keluarga tidak mendapatkan rekam medis terkait surat COVID-19. Kata mereka, nanti akan dibuat. Padahal inikan sudah lama," tukasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!