Kelaparan Dua Hari karena Corona, Warga Kota Serang Meninggal
Senin, 20 April 2020 - 23:56 WIB
Dengan keadaanya tertekan dalam hal ekonomi, ia tetap berusaha mencari sesuap nasi dan rezeki untuk menghilangkan lapar anak-anaknya. Ia juga sempat mengadu kepada Rukun Tetangga (RT) setempat untuk meminta bantuan sembako. Namun, pihak aparatur pemerintah tersebut menyatakan belum menerima ada bantuan.
Dalam masa sulit, untuk menyambung hidup, sang suami kerap mencari barang bekas, yang bisa membawa uang ke rumah kisaran Rp25-Rp30 ribu
Sebelum ada virus Corona, kehidupan Yuli terbantu oleh anak sulung yang telah bekerja. Saat ini, harapan itu musnah lantaran anaknya sudah tidak bekerja karena di rumahkan pihak perusahaan.
Keluarga Yuli sempat mendapatkan bantuan dari relawan, Pemerintah Kota Serang bahkan dari Provinsi Banten, setelah terdapat kabar keluarga tersebut tidak makan selama dua hari.
Dalam masa sulit, untuk menyambung hidup, sang suami kerap mencari barang bekas, yang bisa membawa uang ke rumah kisaran Rp25-Rp30 ribu
Sebelum ada virus Corona, kehidupan Yuli terbantu oleh anak sulung yang telah bekerja. Saat ini, harapan itu musnah lantaran anaknya sudah tidak bekerja karena di rumahkan pihak perusahaan.
Keluarga Yuli sempat mendapatkan bantuan dari relawan, Pemerintah Kota Serang bahkan dari Provinsi Banten, setelah terdapat kabar keluarga tersebut tidak makan selama dua hari.
(nag)
Lihat Juga :