Palestina Tempuh Langkah Hukum Internasional Lawan Israel

Rabu, 27 Mei 2020 - 16:16 WIB
Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh. Foto/MEMO
RAMALLAH - Perdana Menteri (PM) Palestina Mohammad Shtayyeh menegaskan Otoritas Palestina berkomitmen menjaga ketertiban dan menerapkan kedaulatan di Tepi Barat sambil membela hak asasi rakyat Palestina.

“Ini pertempuran penting. Kita dalam pertempuran penting, perang terkait kehadiran nasional rakyat Palestina di wilayah ini dan mencegah pencaplokan wilayah Palestina untuk keuntungan perusahaan pemukiman,” tegas Shtayyeh saat konferensi pers di Ramallah. (Baca juga: Politisi Iran: Kami Habis Rp444,3 T untuk Bela Assad, Suriah Harus Bayar )



Pidato PM itu merespon keputusan terbaru Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk mengakhiri kerja sama keamanan dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Shtayyeh mengutip ancaman pencaplokan oleh Israel di sebagian besar wilayah Tepi Barat.

Setelah ini, Shtayyeh bertemu para pemimpin badan keamanan Otoritas Palestina dan meminta mereka menghentikan semua bentuk koordinasi keamanan. Dia menegaskan bahwa Otoritas Palestina akan terus bertindak sebagai negara berdaulat di Tepi Barat dan menganggap Palestina bebas dari berbagai kesepakatan dengan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!