Pelanggar PSBB Jakarta Masih Banyak, Gubernur Anies Harus Lebih Tegas
Senin, 20 April 2020 - 17:21 WIB
"Masih banyak sepanjang jalan yang kumpul di warung, enggak pakai masker. Sempat saya juga mampir ke rumah teman saya Ki Joko Bodo, di supermaket wilayah rumahnya masih banyak yang berkerumun," jelasnya.
Belum lagi masih banyaknya perusahaan-perusahaan atau usaha-usaha di Jakarta yang tetap melakukan aktivitas perkantoran. Hal ini yang membuat angkutan umum seperti kereta rel listrik (KRL) commuterline Jabodetabek, masih dipadati penumpang di hari kerja ketika PSBB. "Jadi kesimpulan saya bahwa Anies harus lebih tegas," ucapnya.
Menurut Hasnaeni, setelah PSBB diterapkan, Jakarta tak lagi membutuhkan teori atau kata-kata guna mengoptimalkan kebijakan tersebut.
Tapi komitmen dan konsistensi aparatur pemerintah khususnya Pemprov DKI, untuk mengambil tindakan tegas jika menemukan pelanggaran. Sehingga, kebijakan tersebut tak sia-sia dan tujuan utamanya bisa tercapai. Hasnaeni berharap Anies segera mengambil tindakan agar PSBB berjalan optimal.
Belum lagi masih banyaknya perusahaan-perusahaan atau usaha-usaha di Jakarta yang tetap melakukan aktivitas perkantoran. Hal ini yang membuat angkutan umum seperti kereta rel listrik (KRL) commuterline Jabodetabek, masih dipadati penumpang di hari kerja ketika PSBB. "Jadi kesimpulan saya bahwa Anies harus lebih tegas," ucapnya.
Menurut Hasnaeni, setelah PSBB diterapkan, Jakarta tak lagi membutuhkan teori atau kata-kata guna mengoptimalkan kebijakan tersebut.
Tapi komitmen dan konsistensi aparatur pemerintah khususnya Pemprov DKI, untuk mengambil tindakan tegas jika menemukan pelanggaran. Sehingga, kebijakan tersebut tak sia-sia dan tujuan utamanya bisa tercapai. Hasnaeni berharap Anies segera mengambil tindakan agar PSBB berjalan optimal.
(vit)
Lihat Juga :