39 Kampung Tangguh di Madiun Siap Hijaukan Kembali Zona Merah

Rabu, 27 Mei 2020 - 06:41 WIB
Fakta di lapangan memang menunjukkan ketatnya penerapan kampung tangguh. Setiap warga yang keluar masuk desa di data dan mengisi buku tamun dan cuci tangan. Warga luar kota, apalagi dari zona merah parah dilarang masuk. Kendaraan bermotor yang di gunakan juga disemprot desinfektan.

Tahap awal pelaksanaan memang dipandu oleh Babinkamtibmas dan Babinsa. Berikutnya warga dan para relawan yang akan melakukannya penuh kesadaran, sesuai moto dari warga oleh warga dan untuk warga.

Ketersediaan bahan makanan juga menjadi perhatian tersendiri. Khususnya untuk warga kurang mampu dan terdampak pandemi COVID-19 ini. Stok sembako tersedia di posko dan siap di bagikan dalam kondisi mentah maupun siap saji, menyesuaikan kondisi. Warga kurang mampu dan terdampak secara ekonomi akibat harus tinggal di rumah karena pandemi ini mendapat perhatian khusus.

Sembako itu sendiri berasal dari relawan dan donasi warga yang peduli. Sesuai slogan dari warga oleh warga dan untuk warga. Sesuai slogan dari warga oleh warga dan untuk warga.

"Dapat kami lihat tadi ya, stok sembako seperti gula, beras, minyak goreng siap. Sewaktu waktu bisa di berikan kepada warga yang membutuhkan dalam kondisi mentah atau masak. Tentunya menyesuaikan kondisi, dan warga yang paham dengan situasi itu," jelas Eddwi usai meninjau ketersediaan makanan di posko kampung tangguh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!