Diana, Gadis Cantik Lulusan Unair Gagal Jadi Dosen Malah Terpilih Jadi Kades
Jum'at, 25 Juni 2021 - 16:39 WIB
Dia melanjutkan,potensi yang dimiliki Desa Metatu masih kurang dikembangkan dan dioptimalkan. Kurangnya perkembangan Desa Metatu dilihat dari segi tata kelola pemerintahan, segi pembangunan, hingga segi pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM)yang menjadikan langkahnya hatus berlabuh sebagai kepala desa.
Dari permasalahan tersebut, Diana termotivasi untuk mengabdi dan membangun Desa Metatu menjadi lebih baik lagi. Dia juga menyampaikan visinya yang ingin menjadikan masyarakat Metatu mandiri, maju, dan sejahtera serta mewujudkan tata praja pemerintahan yang jujur, adil, dan transparan.
Baca juga: Desa Tematik Jadi Pemantik Ekonomi Warga di Masa Paceklik
Tentunya perjalanan Diana menjadi Kepala Desa Metatu tidak berlangsung singkat. Setelah kelulusannya dari Universitas Airlanggatahun 2020, Diana sempat melamar kerja di berbagai tempat, termasuk melamar sebagai dosen di beberapa kampus. Namun hal tersebut tidak membuahkan hasil.
Setelah kegagalan tersebut, Diana memilih merintis usaha di bidang furniture. Perjalanannya berlanjut hingga pada27 Mei 2021 Diana mendaftar seleksi Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) dan dinyatakan sebagai kepala desa terpilih untuk melanjutkan masa jabatan kepala desa sebelumnya pada 13 Juni 2021. Diana yakin bisa membawa perubahan bagi Desa Metatu berbekal keilmuan yang dimilikinya.
Dari permasalahan tersebut, Diana termotivasi untuk mengabdi dan membangun Desa Metatu menjadi lebih baik lagi. Dia juga menyampaikan visinya yang ingin menjadikan masyarakat Metatu mandiri, maju, dan sejahtera serta mewujudkan tata praja pemerintahan yang jujur, adil, dan transparan.
Baca juga: Desa Tematik Jadi Pemantik Ekonomi Warga di Masa Paceklik
Tentunya perjalanan Diana menjadi Kepala Desa Metatu tidak berlangsung singkat. Setelah kelulusannya dari Universitas Airlanggatahun 2020, Diana sempat melamar kerja di berbagai tempat, termasuk melamar sebagai dosen di beberapa kampus. Namun hal tersebut tidak membuahkan hasil.
Setelah kegagalan tersebut, Diana memilih merintis usaha di bidang furniture. Perjalanannya berlanjut hingga pada27 Mei 2021 Diana mendaftar seleksi Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) dan dinyatakan sebagai kepala desa terpilih untuk melanjutkan masa jabatan kepala desa sebelumnya pada 13 Juni 2021. Diana yakin bisa membawa perubahan bagi Desa Metatu berbekal keilmuan yang dimilikinya.
Lihat Juga :