4 Warga Sipil Tewas Ditembak di Yahukimo, Polda Papua Sebut KKB Masih Sandera 4 Warga
Jum'at, 25 Juni 2021 - 14:43 WIB
Saat itu, korban atas nama Saiful yang merupakan sopir PT Sinama, bersama karyawan lainnya sekitar pukul 11.05 WIT, menggunakan kendaraan truk mengambil material proyek , bertolak dari Camp Kali Kuk di Kampung Samboga, menuju PT Berantas di Kampung Sukamo. Mereka melewati jembatan Kali I di Kampung Samboga, Distrik Seradala.
Ketika membawa muatan pertama, tiga truk milik PT Sinama tersebut belum bertemu dengan anggota KKB. Kemudian sopir kembali melewati jembatan Kali I untuk mengangkut muatan kedua dari PT Berantas. Di mana, korban Saiful menggunakan truk berada pada posisi belakang.
Baca juga: Tak Ingin Berdamai, Proses Hukum Pengerebekan Istri dengan Pria Lain di Hotel Dilanjutkan
Sesudah melintas jembatan Kali I, dari Camp Kali Kuk (tempat pekerjaan), korban dihadang oleh KKB yang berjumlah sekitar 30-an orang dilengkapi senjata dan senjata tajam, serta dua orang dari kelompok tersebut terlihat membawa dua pucuk senjata api laras panjang.
"Selanjutnya terdengar dari pimpinan kelompok tersebut mengatakan bahwa 'laksanakan operasi dan periksa mereka'," terangnya dalam keterangan pers tertulis yang diterima, Jumat (25/6/2021).
Korban Saiful kemudian mundur ke belakang untuk memutar balik truk kembali ke arah Camp Kali Kuk, bersamaan dengan bunyi tembaka n dari arah depan. Ternyata, tembakan itu mengakibatkan kaca depan truk retak dan tembus ke belakang akibat terkena proyektil senjata api.
Baca juga: Jumat Pagi Wedus Gembel Membuat Gempar, Meluncur Deras Sejauh 3 Km ke Arah Tenggara
Atas kejadian tersebut, korban kembali arah tempat kerja di camp PT Seremony di Kali Kuk, Kampung Bingki, untuk berkumpul bersama karyawan lainnya dan masyarakat setempat.
Ketika membawa muatan pertama, tiga truk milik PT Sinama tersebut belum bertemu dengan anggota KKB. Kemudian sopir kembali melewati jembatan Kali I untuk mengangkut muatan kedua dari PT Berantas. Di mana, korban Saiful menggunakan truk berada pada posisi belakang.
Baca juga: Tak Ingin Berdamai, Proses Hukum Pengerebekan Istri dengan Pria Lain di Hotel Dilanjutkan
Sesudah melintas jembatan Kali I, dari Camp Kali Kuk (tempat pekerjaan), korban dihadang oleh KKB yang berjumlah sekitar 30-an orang dilengkapi senjata dan senjata tajam, serta dua orang dari kelompok tersebut terlihat membawa dua pucuk senjata api laras panjang.
"Selanjutnya terdengar dari pimpinan kelompok tersebut mengatakan bahwa 'laksanakan operasi dan periksa mereka'," terangnya dalam keterangan pers tertulis yang diterima, Jumat (25/6/2021).
Korban Saiful kemudian mundur ke belakang untuk memutar balik truk kembali ke arah Camp Kali Kuk, bersamaan dengan bunyi tembaka n dari arah depan. Ternyata, tembakan itu mengakibatkan kaca depan truk retak dan tembus ke belakang akibat terkena proyektil senjata api.
Baca juga: Jumat Pagi Wedus Gembel Membuat Gempar, Meluncur Deras Sejauh 3 Km ke Arah Tenggara
Atas kejadian tersebut, korban kembali arah tempat kerja di camp PT Seremony di Kali Kuk, Kampung Bingki, untuk berkumpul bersama karyawan lainnya dan masyarakat setempat.
Lihat Juga :