TNI dan Polri Siap Backup Penanganan COVID-19 di Jepara
Kamis, 24 Juni 2021 - 17:36 WIB
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto juga memastikan TNI dan Polri di di wilayah Jateng siap untuk membackup penuh wilayah Jepara. Baca juga: Angka COVID-19 di Salatiga Meroket, Hari Ini Tambah 116 Kasus
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kapolres Jepara untuk back up kesatuan dalam penanganan COVID-19 mulai dari upaya preemtif, preventif hingga penegakan hukum. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto.
"Upaya preemtif, kita sudah kita BKO-kan dari Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng mulai water canon, mobil penerangan keliling maupun pendekatan kepada tokoh masyarakat sehingga bermuara pada kesadaran masyarakat dalam pencegahan COVI-19," jelas Kapolda.
Kapolda Jateng menambahkan sudah mengefektifkan kembali PPKM Mikro sebagai basis deteksi dini sesuai dengan instruksi Mendagri. Nantinya di zona merah, kata dia, akan dijaga oleh Brimob dan Batalyon Kodam IV Diponegoro.
"Selain itu kami juga siapkan untuk pemulasaraan jenazah, kita sampaikan imbauan secara masif melalui spanduk dan baliho. Kami juga melakukan kegiatan operasi yustisi sebagai langkah penegakkan hukum untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyebaran COVID-19, " tandas Kapolda.
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Kapolres Jepara untuk back up kesatuan dalam penanganan COVID-19 mulai dari upaya preemtif, preventif hingga penegakan hukum. Hal yang sama juga dilakukan oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto.
"Upaya preemtif, kita sudah kita BKO-kan dari Kodam IV Diponegoro dan Polda Jateng mulai water canon, mobil penerangan keliling maupun pendekatan kepada tokoh masyarakat sehingga bermuara pada kesadaran masyarakat dalam pencegahan COVI-19," jelas Kapolda.
Kapolda Jateng menambahkan sudah mengefektifkan kembali PPKM Mikro sebagai basis deteksi dini sesuai dengan instruksi Mendagri. Nantinya di zona merah, kata dia, akan dijaga oleh Brimob dan Batalyon Kodam IV Diponegoro.
"Selain itu kami juga siapkan untuk pemulasaraan jenazah, kita sampaikan imbauan secara masif melalui spanduk dan baliho. Kami juga melakukan kegiatan operasi yustisi sebagai langkah penegakkan hukum untuk menimbulkan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyebaran COVID-19, " tandas Kapolda.
(don)
Lihat Juga :