Tulungagung Gawat, Jumlah Calon ASN Positif COVID-19 Klaster Surabaya Terus Bertambah
Rabu, 16 Juni 2021 - 20:31 WIB
Latsar selama 18 hari merupakan kegiatan wajib sebelum mereka bekerja di Pemkab Tulungagung. Sesuai ketentuan BKSDM, sepulang Latsar mereka diminta mengikuti swab test antigen secara massal. Hasilnya, sebanyak 36 orang dinyatakan positif COVID-19. Swab test antigen juga dilakukan kepada sopir bus pembawa rombongan.
Dari enam orang sopir bus, satu diantaranya juga dinyatakan positif. "Satu orang sopir bus juga positif," kata Dedi. Sebanyak 36 orang CASN ditambah satu sopir bus langsung dikarantina di gedung rusunawa yang selama ini menjadi lokasi isolasi. Selain 36 orang, ternyata ada tambahan 10 CASN yang hasil swab test antigennya juga positif.
Menurut Dedi, untuk CASN yang hasil swab testnya negatif diminta menjalani isolasi mandiri. Dengan pantauan ketat petugas selama lima hari mereka dilarang keluar rumah. Jika sewaktu-waktu timbul gejala yang mengarah, mereka diminta segera melapor. "Kalau ada gejala segera melapor ke petugas," ujarnya.
Dari enam orang sopir bus, satu diantaranya juga dinyatakan positif. "Satu orang sopir bus juga positif," kata Dedi. Sebanyak 36 orang CASN ditambah satu sopir bus langsung dikarantina di gedung rusunawa yang selama ini menjadi lokasi isolasi. Selain 36 orang, ternyata ada tambahan 10 CASN yang hasil swab test antigennya juga positif.
Menurut Dedi, untuk CASN yang hasil swab testnya negatif diminta menjalani isolasi mandiri. Dengan pantauan ketat petugas selama lima hari mereka dilarang keluar rumah. Jika sewaktu-waktu timbul gejala yang mengarah, mereka diminta segera melapor. "Kalau ada gejala segera melapor ke petugas," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :