Cegah Penyebaran COVID-19 Varian Delta di Bangkalan, Forkopimda Gelar Tracing Massal

Rabu, 16 Juni 2021 - 00:30 WIB
“Forkopimda Jawa Timur saat ini juga telah menggandeng para para kyai, tokoh agama maupun tokoh-tokoh masyarakat yang dipercaya oleh warga Bangkalan untuk menyampaikan pesan kewaspadaan dan mengajak warga untuk patuh pada protokol kesehatan. Kami juga meminta warga untuk ikut segera dalam program vaksinasi,” tandas Khofifah.

Diketahui, sebanyak tiga pasien positif COVID-19 di Jatim dinyatakan terinfeksi corona varian B16172 Delta. Saat ini, kondisi ketiga pasien COVID-19 varian India tersebut dalam keadaan stabil. Dua diantaranya tengah dirawat di RS Darurat Lapangan Indrapura Kota Surabaya. Satu lagi di RS di Bojonegoro. Ketiganya ditemukan positif COVID-19 hasil dari penyekatan di Jembatan Suramadu.

Baca juga: Dubes AS Disandera Teroris, Taifib dan Marinir Amerika Lakukan Serangan Mematikan

Khofifah menambahkan, saat ini kondisi ICU di Madura sudah relatif terkendali dibawah standar WHO yakni 60%. Penurunan tren BOR ICU COVID-19 dari yang sebelumnya pernah mencapai 63% pada 7 Juni 2021, menjadi 38% pada 13 Juni 2021. “Sedangkan BOR isolasi turun dari 90% pada 7 Juni 2021 menjadi 82% pada 13 Juni 2021,” pungkasnya.

Di Kabupaten Bangkalan tercatat 4 kecamatan zona merah, 13 zona oranye, dan 1 zona kuning. Zona merah yaitu kecamatan Arosbaya, Geger, Klampis dan Bangkalan. Zona oranye antara lain Sepuluh, Tanjunh Bumi, Galis, Blega, Modung, Kwanyar, Labang, Kamal, Socah, Burneh, Tanah Merah, Tragan, serta Konang. Sedangkan zona kuning terdiri dari Kokop saja
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!