Pakar Epidemiologi: Vaksinasi di Bangkalan Harus Dipercepat

Minggu, 13 Juni 2021 - 10:43 WIB
Atok menambahkan, kegiatan testing yang dilakukan di Jembatan Suramadu merupakan sedikit saja gambaran lonjakan COVID-19 dan sedikit upaya untuk meminimalisir persebaran di Surabaya. Kegiatan tersebut, ungkapnya, juga harus diimplementasikan untuk kegiatan mobilitas dalam kota untuk mendeteksi dan menggambarkan persebaran di Madura.

Tidak hanya itu, perlu adanya kesadaran bagi masyarakat Surabaya yang telah melakukan perjalanan libur lebaran atau mobilitas ke Madura untuk melapor ke puskesmas bila ada keluhan kesehatan. Baca: Kena Tracing Swab Hunter, Warga Bangkalan di Surabaya Pilih Lari ke Kuburan.



“Yang terpenting, untuk wilayah Madura sendiri jika ada kasus positif dilakukan tracing dalam seminggu ini sudah bertemu dengan siapa saja, termasuk saudara mereka yang mobilitas di Surabaya,” jelasnya.

Saat ini, proses vaksinasi terus dilakukan di Jatim. Madura menjadi salah satu sasaran vaksinasi untuk bisa memutus penyebaran COVID-19. Dengan herd immunity yang dimiliki warga, maka mereka bisa menciptakan pertahanan dari serangan virus. “Ditambah dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” pungkasnya. Baca Juga: Polres Bangka Barat Bakal Gelar Vaksinasi COVID-19 Gratis Bagi Masyarakat.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!