Dugaan Plagiasi Rektor UHO Kendari, Para Aktivis 98 Desak Menteri Nadiem Bertindak
Jum'at, 11 Juni 2021 - 15:39 WIB
“Seharusnya keputusan Dirjen Dikti tersebut merupakan titik terang untuk menyelamatkan marwah dan integritas Universitas, perguruan tinggi maupun dunia pendidikan pada umumnya dari pada tindakan yang tidak terpuji tersebut,” tandasnya.
Pihaknya, meminta kepada Kemendikbud Ristek agar melakukan pendalaman dan memeriksa perbedaan hasil dari dua tim review bentukan Kemendikbud tersebut dengan melibatkan Ombudsman RI dan DPR RI dalam hal ini komisi X.
“Menangani perbuatan tidak tercela ini harus serius hingga tuntas, kami meminta Mendikbud Ristek mencopot Rektor UHO segera sebelum kekuatan dahsat menghantam kampus,” pintanya.
Sementara itu, Elwan sebagai aktivis 98 sekaligus Dosen pengajar di Fisipol Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) mengaku geram dengan Kemdikbud Ristek terkesan lamban menangani perbuatan tak terpuji dalam dugaan plagiasi, dalam kajian tim Ombusmen RI merekomendasi telah melakukan plagiasi namun sudah dua kali Ombusmen bersurat ke Presiden, namun tidak ada titik terangnya.
“Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim mesti obyektif dengan mengidentifikasi dalam proses dugaan plagiasi dengan memutuskan penundaan terhadap pemilihan rektor UHO dan mencopot jabatan rektor,” kecamnya.
Pihaknya, meminta kepada Kemendikbud Ristek agar melakukan pendalaman dan memeriksa perbedaan hasil dari dua tim review bentukan Kemendikbud tersebut dengan melibatkan Ombudsman RI dan DPR RI dalam hal ini komisi X.
“Menangani perbuatan tidak tercela ini harus serius hingga tuntas, kami meminta Mendikbud Ristek mencopot Rektor UHO segera sebelum kekuatan dahsat menghantam kampus,” pintanya.
Sementara itu, Elwan sebagai aktivis 98 sekaligus Dosen pengajar di Fisipol Kampus Universitas Halu Oleo (UHO) mengaku geram dengan Kemdikbud Ristek terkesan lamban menangani perbuatan tak terpuji dalam dugaan plagiasi, dalam kajian tim Ombusmen RI merekomendasi telah melakukan plagiasi namun sudah dua kali Ombusmen bersurat ke Presiden, namun tidak ada titik terangnya.
“Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim mesti obyektif dengan mengidentifikasi dalam proses dugaan plagiasi dengan memutuskan penundaan terhadap pemilihan rektor UHO dan mencopot jabatan rektor,” kecamnya.
Lihat Juga :